alexametrics
Jumat, 07 Aug 2020
radarsolo
Home > Sukoharjo
icon featured
Sukoharjo

Joswi Rangkul Tokoh-Tokoh PDIP yang Gagal Dapat Rekomendasi

23 Juli 2020, 15: 15: 14 WIB | editor : Perdana

Bakal pasangan calon bupati-wakil bupati Sukoharjo Joko Santosa (kiri)-Wiwaha Aji Santosa.

Bakal pasangan calon bupati-wakil bupati Sukoharjo Joko Santosa (kiri)-Wiwaha Aji Santosa. (IWAN KAWUL/RADAR SOLO)

Share this      

SUKOHARJO – Selain berupaya menggalang suara lebih besar, pasangan bakal calon bupati-wakil bupati Joko 'Paloma' Santosa-Wiwaha Aji Santosa (Joswi) juga terus menyerap aspirasi dari berbagai elemen di Sukoharjo. Bahkan, pasangan yang diusung PAN, PKS, dan Partai Gerindra itu juga aktif berdialog dengan tokoh-tokoh senior PDIP yang gagal mendapat rekomendasi dari partainya.

Wiwaha mengaku, mereka telah bersilaturahmu ke sejumlah tokoh dari PDIP. Di antaranya Purwadi, Puguh Sutarto, dan Indra Surya. Wiwaha menyebut, silaturahmi itu merupakan bentuk empati.

"Kita datang menghibur, kemudian kita menyampaikan bahwa kita berempati. Ada banyak tokoh yang maju lewat PDIP. Wajar kalau yang di rekom cuma sepasang, dan yang lain ada rasa kecewa," kata dia.

Wiwaha menambahkan, pihaknya tidak sungkan untuk menampung visi dan misi para tokoh yang tidak mendapatkan rekomendasi itu. Pihaknya juga tidak malu untuk mengakomodir visi misinya yang terhenti karena tidak mendapatkan rekomendasi.

"Pak Yayak (Indra Surya) itu bagus, beliau ingin ASN menjadi abdi masyarakat, bukan abdi penguasa. Pak Purwadi juga bagus, beliau ingin menggratiskan pelayanan kesehatan kelas 3 dan satu rumah satu sarjana. Pak Puguh juga bagus," kata Wiwaha.

Dia berharap, kedatangan Joswi ke sejumlah tokoh itu tidak dinilai macam-macam. Pihaknya hanya ingin memberikan warna dalam kehidupan berpolitik di Kabupaten Sukoharjo.

Terpisah, Indra Surya mengapresiasi kunjungan Joswi tersebut. Dia mengaku sempat kaget dan tidak menduga dengan kunjungan tersebut. Pasalnya, ini merupakan kunjungan pertama dari bakal pasangan calon yang akan maju dalam Pilkada Sukoharjo 2020.

"Pesan kami, buat program realistis yang bertujuan untuk kemaslahatan masyarakat. Tingkatkan pelayanan dan hilangkan arogansi, bisa nguwongke uwong, dan utamanya reformasi birokrasi sesuai aturan," kata Indra, kemarin. (kwl/ria)

(rs/kwl/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia