alexametrics
Selasa, 11 Aug 2020
radarsolo
Home > Features
icon featured
Features
Penggunaan Knalpot Brong Untuk Sehari-hari

Penindakan, Kerahkan Anggota Bersertifikat

26 Juli 2020, 11: 50: 59 WIB | editor : Perdana

Penindakan, Kerahkan Anggota Bersertifikat

Keseriusan jajaran Satlantas Polresta Surakarta menindak pengendara yang menggunakan knalpot brong semakin mengerucut. Para anggota bakal dibekali sertifikat guna mengukur ambang batas maksimal suara.

Kasatlantas Polresta Surakarta Kompol Afrian Satya Permadi menjelaskan, sertifikat ini diterbitkan pasca anggotanya mengikuti pelatihan penggunaan alat sound meter. 

"Sudah bisa menggunakannya. Tinggal menunggu legalitas. Setelah itu, baru anggota bersertifikat kami terjunkan ke lapangan. Dengan begitu, dalam melakukan razia, tidak perlu mendatangkan ahli lagi, karena anggota kami telah memiliki skill. Dalam pelatihan itu, kami menggandeng akademisi dan praktisi di bidang otomotif," bebernya.

Pelatihan tersebut sekaligus membekali anggota dengan regulasi kuat selain Undang-Undang Lalu Lintas dalam melakukan penyitaan knalpot brong. 

Selain penindakan tegas, satlantas akan melakukan edukasi kepada masyarakat, terutama pengendara yang memakai knalpot brong tentang dampaknya.

Ditambahkan Afrian, selama sebulan terakhir, sebanyak 66 knalpot brong telah disita dalam razia yang digelar di sejumlah titik. Jumlah knalpot itu belum termasuk hasil razia dari masing-masing polsek. Pemusnahan dilakukan jelang HUT Korlantas September mendatang.

"Sebenarnya penjualan knalpot ini legal, namun penggunaannya untuk kontes modifikasi motor, bukan harian," tuturnya. 

Kasatlantas juga menyayangkan harga beli knalpot brong yang mencapai jutaan rupiah seharusnya bisa dialihkan ke hal lain yang jauh bermanfaat. “Syukur-syukur membantu keluarga kita yang kurang mampu," ucapnya. (atn/wa)

(rs/atn/per/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia