alexametrics
Kamis, 13 Aug 2020
radarsolo
Home > Sukoharjo
icon featured
Sukoharjo

TNI Temukan Jalan Tikus di Perbatasan RI-Papua Nugini

27 Juli 2020, 12: 47: 22 WIB | editor : Perdana

Tim gabungan melakukan patroli di areal perbatasan Indonesia-Papua Nugini di Kota Jayapura, belum lama ini.

Tim gabungan melakukan patroli di areal perbatasan Indonesia-Papua Nugini di Kota Jayapura, belum lama ini. (ISTIMEWA)

Share this      

SUKOHARJO – Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan RI-Papua Nugini Yonif MR 413/Bremoro yang bertugas di perbatasan terima banyak laporan terkait perlintas batas yang melewati "jalan tikus". Atas banyaknya laporan itu, Dansatgas Yonif Mekanis Raider 413/Bremoro Kostrad menginisiasi kegiatan patroli wilayah perbatasan. Pihaknya ikut melibatkan seluruh instansi yang berada di bawah naungan administrator Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Skouw, Kota Jayapura.

Dansatgas Yonif Mekanis Raider 413/Bremoro Kostrad, Mayor Inf Anggun Wuriyanto menyebut sejak sepekan lalu pihaknya banyak menerima laporan maraknya pelintas batas ilegal. Khususnya yang berasal dari negara Papua Nugini (PNG) yang masuk ke wilayah Indonesia tanpa adanya dokumen surat dan izin resmi. Pemantauan ini diintensifkan, mengingat gerbang PLBN Skouw sudah ditutup karena adanya pandemi Covid-19 sejak Februari lalu.

"Kami lalu menggandeng kepala PLBN Skouw untuk ikut melaksanakan patroli gabungan yang melibatkan seluruh instansi. Seperti BNPP, imigrasi, bea cukai, balai karantina, Kemenkes, Pospol Skouw, Koramil Tami, dan juga termasuk dari Satgas Yonif Mekanis Raider 413/Bremoro Kostrad," kata Mayor Inf Anggun Wuriyanto  melalui sambungan telepon, kemarin (26/7)

Menurutnya, sasaran patroli yakni jalan-jalan pelolosan, atau biasa disebut jalan tikus. Ini karena banyak kendaraan berlalu lalang melintas di jalan tersebut. Benar saja, selama pelaksanaan patroli ditemukan beberapa masyarakat warga Papua Nugini di lokasi jalan tersebut.

"Kami dapati adanya akses jalan yang diduga sebagai alternatif mereka menuju Indonesia," ungkapnya

Anggun menyebut, pihak PLBN akan menutup semua jalan tikus tersebut. Bahkan bila perlu akan dibangun tembok permanen. Sehingga tidak ada lagi celah bagi pelintas batas ilegal untuk masuk ke wilayah Indonesia. 

Pihaknya menegaskan TNI akan mendukung sepenuhnya upaya menjaga stabilitas keamanan, serta akan menegakkan aturan pelintasan di batas negara.

"Kami siap menegakkan aturan demi kedaulatan negara yang kita cintai. Kami siap bersinergi bersama instansi pemerintahan yang ada di PLBN untuk sama-sama menciptakan kenyamanan di wilayah perbatasan ini," ungkap orang nomor satu di Yonif Mekanis Raider 413/Bremoro Kostrad ini. (kwl/nik/ria)

(rs/kwl/per/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia