alexametrics
Jumat, 14 Aug 2020
radarsolo
Home > Ekonomi & Bisnis
icon featured
Ekonomi & Bisnis

PT KAI Layani Rapid Test bagi Penumpang KA Jarak Jauh, Cuma Rp 85 Ribu

27 Juli 2020, 13: 08: 10 WIB | editor : Perdana

PT KAI kini melayani rapid test bagi penumpang, termasuk di Stasiun Solo Balapan.

PT KAI kini melayani rapid test bagi penumpang, termasuk di Stasiun Solo Balapan. (ARIEF BUDIMAN/RADAR SOLO)

Share this      

SOLO – Kabar gembira bagi calon penumpang kereta api jarak jauh. Sebab, calon penumpang tak perlu rapid test dulu di fasilitas kesehatan (faskes). Sebab, PT Kereta Api Indonesia (KAI) juga melayani rapid test di sejumlah stasiun per hari ini, Senin (27/7).

Program ini menggandeng PT Rajawali Nusantata Indonesia (RNI). Layanan rapid test dibanderol cukup terjangkau. Hanya Rp 85 ribu per orang.

“Layanan ini kami sediakan untuk memberikan kemudahan bagi penumpang kereta api di era new normal. Kami berharap penumpang kereta api dapat memaksimalkan layanan ini,” ungkap Direktur Utama PT KAI Didiek Hartantyo.

Manajer Humas PT KAI Daop 6 Jogjakarta Eko Budiyanto menambahkan, untuk sementara, layanan hanya tersedia di Stasiun Tugu Jogjakarta dan Stasiun Solo Balapan. Dilayani mulai pukul 07.00- pukul 19.00. “Pelanggan yang berhak rapid test di stasiun ini harus memiliki kode booking tiket kereta api (KA) jarak jauh,” ujarnya.

Eko menyebut, layanan ini juga tersedia di berbagai stasiun lainnya. Di antaranya Stasiun Gambir, Pasar Senen, Bandung, Cirebon, Semarang Tawang, Purwokerto, Madiun, Surabaya Gubeng, Surabaya Pasarturi, dan Malang. Secara bertahap juga akan menyelenggarakan layanan rapid test Covid-19.

“Pada tahap awal, layanan ini baru tersedia di Stasiun Pasar Senen mulai Senin (27/7). Sedangkan untuk stasiun lainnya, secara bertahap akan menyediakan layanan rapid test. Penyediaan layanan rapid test di stasiun merupakan bentuk peningkatan pelayanan PT KAI dalam rangka menerapkan protokol kesehatan yang ketat pada moda transportasi kereta api,” jelasnya.

Dengan hadirnya layanan ini, diharapkan mobilitas masyarakat akan meningkat. Serta tetap menjadikan KA sebagai moda transportasi yang aman, nyaman, dan seluruh pelanggan sehat serta selamat sampai tujuan. (aya/fer/ria)

(rs/aya/per/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia