alexametrics
Jumat, 14 Aug 2020
radarsolo
Home > Ekonomi & Bisnis
icon featured
Ekonomi & Bisnis

Whole Life Investa Protection Solusi Mudah Asuransi dan Investasi

27 Juli 2020, 21: 53: 13 WIB | editor : Perdana

KERJA SAMA: Pimpinan Cabang Bank Jateng Sukoharjo Agus Hastono (dua dari kanan) dan Bancassurance Relationship Manager Equity Life Indonesia Nopilia (kiri) memberikan pembayaran klaim senilai Rp 24 juta kepada nasabah Dwi Sutrisnawati di depan Kantor Bank

KERJA SAMA: Pimpinan Cabang Bank Jateng Sukoharjo Agus Hastono (dua dari kanan) dan Bancassurance Relationship Manager Equity Life Indonesia Nopilia (kiri) memberikan pembayaran klaim senilai Rp 24 juta kepada nasabah Dwi Sutrisnawati di depan Kantor Bank (RYANAGUSTIONO/RADAR SOLO)

Share this      

SUKOHARJO – Perlindungan maksimal terhadap kesehatan menjadi prioritas publik masa kini. Tantangan tersebut dijawab Equity Life Indonesia dengan menghadirkan produk asuransi Whole Life Investa Protection.

Produk asuransi untuk perlindungan seumur hidup dengan berbagai manfaat dan investasi dengan tingkat pengembalian optimal itu menggandeng Bank Jateng.

Manfaat produk asuransi tersebut benar-benar dirasakan masyarakat Jawa Tengah. Salah satunya ditunjukkan dengan pembayaran klaim penyakit kritis senilai Rp 24 juta kepada pemegang produk Whole Life Investa Protection sekaligus nasabah Bank Jateng Cabang Sukoharjo Dwi Sutrisnawati di kantor bank setempat, Senin (27/7). 

Pembayaran klaim diserahkan Bancassurance Relationship Manager Equity Life Indonesia Nopilia bersama Kepala Cabang Bank Jateng Sukoharjo, Agus Hastono. 

Dwi Sutrianawati mengapresiasi kerja sama antara Equity Life Indonesia dan Bank Jateng. Sebab banyak manfaat yang dapat didapat dari produk asuransi tersebut, sehingga dirinya merasa lebih tenang. 

"Terima kasih Equity Life Indonesia dan Bank Jateng yang telah hadir membantu dari awal untuk proses pengajuan klaim, sehingga semuanya berjalan dengan lancar dan tidak ribet," terangnya. 

Sementara itu, Nopilia menuturkan, penyakit kritis dapat menyerang berbagai kalangan, baik tua maupun muda dan tak memandang jenis kelamin. 

Penyakit kritis tak hanya berdampak pada kesehatan, namun biaya pengobatan yang dibutuhkan juga tidak sedikit, sehingga dapat menimbulkan beban finansial bagi keluarga.

"Kami berharap masyarakat tak hanya selalu menjaga kesehatan, namun juga lebih memahami pentingnya memiliki asuransi sejak dini agar stabilitas keuangan tetap terjaga dari beragam risiko. Termasuk penyakit kritis," papar Nopilia.

Di tempat yang sama, Agus Hastono berharap hadirnya produk asuransi tersebut dapat memberikan kemudahan nasabahnya mendapatkan solusi perlindungan diri sekaligus investasi yang sesuai kebutuhan finansial.

"Tentunya juga dapat memberikan nilai tambah dan menjadikan Bank Jateng semakin menjadi bank tepercaya dan penyedia layanan one stop financial solution bagi masyarakat Jawa Tengah," tuturnya. 

Sekadar informasi, asuransi Whole Life Investa Protection mencakup perlindungan dari risiko meninggal dunia akibat sakit dan kecelakaan, perlindungan dari penyakit kritis apabila terdiagnosa salah satu dari 50 jenis penyakit kritis, serta pembebasan premi jika terdiagnosa cacat tetap total.

Selain manfaat tersebut, asuransi Whole Life Investa Protection mempunyai enam keunggulan, yakni  proteksi seumur hidup dengan perlindungan jiwa hingga 100 tahun, tingkat pengembalian investasi yang menarik, premi terjangkau, garansi premi tetap dengan alokasi seimbang dan keunggulan lainnya seperti bebas biaya bulanan, hasil investasi tanpa potongan biaya asuransi dan administrasi, Top-up dapat dilakukan kapan saja, serta bebas biaya penarikan nilai investasi mulai tahun ke-3.

Cara mendapatkan asuransi Whole Life Investa Protection sangat mudah, yaitu dengan menemui tenaga pemasar Equity Life Indonesia di cabang Bank Jateng terdekat untuk mengisi Surat Pengajuan Asuransi Jiwa (SPAJ) dengan lengkap dan benar, serta menyertakan fotokopi identitas diri seperti KTP, kartu keluarga (KK), akta lahir, SIM atau paspor.

Adapun pengajuan klaimnya juga mudah, yaitu dengan melengkapi formulir dan dokumen klaim secara lengkap selambat-lambatnya 90 hari kalender sejak risiko terjadi. (adv/ryn/wa)

(rs/yan/per/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia