alexametrics
Sabtu, 15 Aug 2020
radarsolo
Home > Pendidikan
icon featured
Pendidikan

Wakil Rektor Sembuh dari Covid, UNS Tetap Lockdown hingga 31 Juli

UTBK-SBMPTN dan SM UNS Tetap Berjalan

28 Juli 2020, 10: 12: 25 WIB | editor : Perdana

Wakil Rektor Bidang Akademik UNS sekaligus penanggung jawab UTBK-SBMPTN Ahmad Yunus telah dinyatakan sembuh dari Covid-19.

Wakil Rektor Bidang Akademik UNS sekaligus penanggung jawab UTBK-SBMPTN Ahmad Yunus telah dinyatakan sembuh dari Covid-19.

Share this      

SOLO – Wakil Rektor Bidang Akademik Universitas Sebelas Maret (UNS) Ahmad Yunus yang sebelumnya dinyatakan positif Covid-19 telah sembuh. Dia mengakui pernah ada riwayat kontak erat dengan Wakil Wali Kota (Wawali) Surakarta Achmad Purnomo pada 11 Juli lalu. Kendati kondisi dia telah sembuh, namun kampus tetap di-lockdown sampai akhir Juli ini.

Ahmad Yunus mengaku tidak mengetahui secara pasti di mana dia tertular. Namun, pada 11 Juli lalu dia sempat menghadiri rapat pendirian Masjid Sriwedari di rumah dinas (rumdin) wawali. Padahal saat itu kondisi tubuhnya tidak terlalu fit. 

“Kemungkinan saat itu (rapat dengan wawali, Red). Kondisi tubuh saya saat itu juga sudah lemas dan lelah. Sebenarnya saya ke mana-mana pakai masker. Namun, selesai rapat ada acara jamuan dan makan snack. Dan saya ikut makan-makan. Otomatis harus membuka masker dan sempat berbincang,” katanya dalam jumpa pers lewat Zoom, kemarin (27/7). 

Yunus menduga pasca dari pertemuan tersebut yang membuatnya terpapar Covid-19. Sebab, hasil swab dari pimpinan yang mengikuti pertemuan Kementerian Perekonomian dan Ekonomi Kreatif (Kemenparenkraf) negatif. Barulah belakangan diketahui wawali dinyatakan positif Covid-19.  

“Saat ini hasil swab sudah negatif dan diizinkan pulang. UNS juga mengizinkan saya istirahat tiga hari di rumah. Yang pasti saya berpesan jangan lupa memakai masker dan hindari makan di pertemuan atau di luar. Kalau ada pertemuan begitu, selesai lebih baik langsung pulang. Karena bisa jadi tertular saat makan itu,” ungkapnya. 

Yunus dinyatakan positif Covid-19 pada 19 Juli lalu. Yunus harus menjalani perawatan di RS UNS. Dia diizinkan pulang pada Minggu (26/7) pagi, setelah hasil swab kedua dinyatakan negatif pada Jumat (24/7) malam dan dinyatakan sembuh. Saat ini, Yunus masih beristirahat di kediamannya. 

Sementara itu, terkait posisinya sebagai penanggung jawab UTBK-SPMB, tidak ada persoalan. Kegiatan UTBK-SBMPTN dan Seleksi Mandiri (SM) UNS tetap berjalan. Semua dilakukan dengan protokol kesehatan ketat. Khusus untuk SM akan dilakukan secara daring dengan empat jalur. “Yakni seleksi mandiri jalur ujian tulis (SMJU), seleksi mandiri jalur prestasi (SMJP), seleksi mandiri jalur disabilitas (SMJD), dan seleksi mandiri jalur kemitraan (SMJK). 

Jalur ujian tulis (utul) membebaskan calon mahasiswa memilih. Apakah menggunakan nilai UTBK dari Lembaga Tes Masuk PerguruanTinggi (LTMPT) atau mengikuti Utul UNS berbasis komputer. Materi utul UNS terdiri dari tes potensi skolastik (TPS). 

Jadwal pendaftaran SM jalur ujian tulis dari LTMPT pada 20 Juli-19 Agustus 2020 dan UTUL UNS pada 1-5 Agustus 2020. Sedangkan pendaftaran SMJP, SMJD, dan SMJK dilaksanakan pada 15 Juni-15 Agustus 2020.

Kendati pimpinan UNS dinyatakan sembuh, Rektor UNS Jamal Wiwoho mengatakan kampus UNS akan tetap ditutup sampai 31 Juli mendatang. Seluruh fasilitas umum seperti masjid, gedung olahraga, danau UNS, dan lainnya masih ditutup. Meski demikian, kantor dan rektorat mulai dibuka, namun hanya terbatas dan ketat. Semua juga tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Apalagi pelaksanaan UTBK-SBMPTN tetap berjalan sampai 29 Juli mendatang. (rgl/bun/ria)

(rs/rgl/per/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia