alexametrics
Kamis, 13 Aug 2020
radarsolo
Home > Sukoharjo
icon featured
Sukoharjo

Ketua DPC PDIP Sukoharjo Geram Isu Banteng Liar: Kalau Ada, Saya Pecat

28 Juli 2020, 12: 09: 39 WIB | editor : Perdana

Ketua DPC PDIP Sukoharjo Wardoyo Wijaya (kiri) mendampingi pasangan bakal calon bupati-wakil bupati Sukoharjo Etik Suryani-Agus Santosa saat menerima rekomendasi DPP PDIP di Kantor DPD PDIP Jateng, beberapa waktu lalu.

Ketua DPC PDIP Sukoharjo Wardoyo Wijaya (kiri) mendampingi pasangan bakal calon bupati-wakil bupati Sukoharjo Etik Suryani-Agus Santosa saat menerima rekomendasi DPP PDIP di Kantor DPD PDIP Jateng, beberapa waktu lalu.

Share this      

SUKOHARJO – Ketua DPC PDIP Kabupaten Sukoharjo Wardoyo Wijaya memerintahkan kadernya mencari tahu informasi kader yang membelot. Wardoyo mengakui banyak beredar di media sosial adanya banteng liar. 

Istilah banteng liar digunakan untuk menggambarkan kader PDIP yang tidak tegak lurus dengan partai. Wardoyo mengaku banyak beredar di media sosial adanya banteng liar. Namun, sampai saat ini belum diketahui siapa orangnya.

”Banyak di media sosial yang mengaku sebagai Banteng Liar, Banteng Kumandang. Tapi tidak gentlemen, tidak berani bilang terus terang. Ora ono sing wani (tidak ada yang berani),” kata Wardoyo, kemarin (27/7).

Atas dasar itu, pihaknya memerintahkan seluruh PAC untuk menyelidiki di masing-masing wilayahnya. Jika kedapatan ada kader dari struktural partai yang membelot, maka DPC akan bertindak tegas.

”Kalau ada yang struktural pasti saya pecat. Kalau cuma ngaku-ngaku kader, lalu bikin banteng liar biarkan saja, sak karepe,” tegas Wardoyo.

Wardoyo memastikan saat ini PDIP Sukoharjo sangat solid. Meski begitu, Wardoyo mengaku belum mendapatkan dukungan dari partai manapun untuk pasangan bakal calon bupati dan wakil bupati Sukoharjo dari PDIP, Etik Suryani dan Agus Santosa.

”Belum ada hitam di atas putih. Jadi saya belum berani bilang siapa saja yang mendukung. Kubu sana mengklaim didukung seluruh partai di luar PDI Perjuangan, ya silakan saja,” ujarnya.

Meski belum mendapatkan dukungan dari parpol lain, Wardoyo mengaku justru menolak dukungan partai di luar parlemen. Pasalnya, partai-partai itu tidak memiliki kursi di DPRD Kabupaten Sukoharjo.

”Kemarin ada dukungan dari salah satu parpol, saya tolak. Lha tidak punya kursi aja, buat apa,” terang Wardoyo. (kwl/adi/ria)

(rs/kwl/per/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia