alexametrics
Minggu, 16 Aug 2020
radarsolo
Home > Klaten
icon featured
Klaten

Alfamart Gelar Pelatihan Manajemen UMKM

28 Juli 2020, 20: 11: 49 WIB | editor : Perdana

BERSINERGI: Pelatihan manajemen ritel dengan melibatkan puluhan pelaku UMKM di aula Kantor Disdagkop dan UKM Klaten, kemarin. 

BERSINERGI: Pelatihan manajemen ritel dengan melibatkan puluhan pelaku UMKM di aula Kantor Disdagkop dan UKM Klaten, kemarin.  (ANGGA PURENDA/RADAR SOLO)

Share this      

KLATEN – PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (Alfamart) bekerja sama dengan Jawa Pos Radar Solo menggelar pelatihan manajemen ritel, yang melibatkan puluhan pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Klaten. Pelatihan dilaksanakan di aula kantor Dinas Perdagangan Koperasi dan UKM (Disdagkop dan UKM) Klaten Selasa (28/7) pagi. Acara ini  tetap menerapkan protokol kesehatan

”Pelatihan yang melibatkan para pelaku usaha ini digelar secara rutin setiap tahunnya. Terutama di wilayah yang memiliki jaringan Toko Alfamart,” jelas Deputy Branch Manager Alfamart Klaten Gunawan Sokehadi kepada Jawa Pos Radar Solo, kemarin (28/7).

Lebih lanjut, Gunawan menjelaskan, pelatihan itu bertujuan mengajak pedagang yang khususnya memiliki bisnis untuk memahami manajemen ritel modern. Terlebih lagi pelaku usaha dan ritel modern sudah saatnya tumbuh berdampingan dan bersinergi untuk mengembangkan usahanya.

Bentuk sinergi yang dilakukan terhadap pelaku UKM yakni membantu memfasilitasi agar produknya bisa dijual di Alfamart. Disamping itu tetap memberikan pelatihan dan pendampingan agar usahanya bisa semakin berkembang.

”Hal ini sejalan dengan visi perusahaan, yakni menjadi jaringan distribusi ritel yang berorientasi pada pemberdayaan perusahaan kecil. Pelaku usaha juga perlu dibekali dengan ilmu manajemen ritel modern agar memiliki daya saing,” tambah Gunawan.

Sementara itu, Kepala Disdagkop dan UKM Klaten Bambang Sigit Sinugroho mengapresiasi pelatihan yang digelar oleh Alfamart ini. Melalui pelatihan tersebut menjadikan pelaku usaha menjadi paham terkait persyaratan agar produknya bisa dijual di Alfamart.

“Pemerintah mendukung upaya dari perusahaan swasta dalam mengakomodasi pelaku UMKM untuk lebih berkembang. Saya harapkan Alfamart bisa menampung berbagai produk yang dihasilkan pelaku usaha Klaten,” ucapnya.

Diakuinya, pemasaran dan pengemasan produk menjadi kendala tersendiri bagi pelaku UMKM di Klaten. Terlebih lagi di tengah pandemi Covid-19 seperti saat ini. Yang mana  daya beli masyarakat sedikit menurun. Hal ini menjadikan produk yang dihasil tidak laku.

Diharapkan melalui pelatihan manejemen tersebut menjadikan terbangun sinergitas yang baik antara pelaku UMKM dan toko modern berjejaring. Memiliki tujuan yang sama, yakni berkembangnya usaha serta berkontribusi positif pada perekonomian bangsa. (ren/nik)

(rs/ren/per/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia