alexametrics
Senin, 10 Aug 2020
radarsolo
Home > Features
icon featured
Features

Sekda Klaten Jaka Sawaldi,Mengabdi pada Negeri dan Melayani Masyarakat

29 Juli 2020, 18: 27: 11 WIB | editor : Perdana

Jaka Sawaldi, Sekda Klaten

Jaka Sawaldi, Sekda Klaten

Share this      

SUDAH menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) lebih dari 30 tahun membuat Jaka Sawaldi terus berkomitmen bekerja secara profesional. Hingga posisinya saat ini sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Klaten tetap semangat menjalankan tugas sebagai pelayanan masyarakat.

Mengawali pekerjaan sebagai seorang tenaga honorer di Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Jateng) hingga akhirnya mengenyam pendidikan Akademi Pemerintahan Dalam Negeri (APDN). Pada 1986 diangkat menjadi seorang ASN dengan ditempatkan di Badan Perencanaan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappeda) Klaten.

Memiliki pengalaman di bagian umum dan bidang fisik selama bekerja Bappeda Klaten hingga akhirnya menempati sejumlah posisi jabatan. Mulai menjadi Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Delanggu, Camat Jatinom dan Bagian Perekonomian Setda Klaten. Begitu juga pernah menjadi Camat Cawas, Kabag Pembangunan dan Kepala Dinas Perhubungan (Dishub).

Jaka juga pernah dipercaya sebagai Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Klaten. Lantas ketika ada lowongan untuk posisi Sekda Klaten, Jaka mengikuti seleksi. Akhirnya pada Juli 2015 Jaka menjalankan tugas barunya sebagai Sekda Klaten hingga sampai saat ini.

“Sebetulnya tidak ada yang sulit ketika melakukan pekerjaan di sejumlah jabatan yang saya emban. Mulai dari masuk ke Bappeda terkait perencanaan hingga saat menjadi Sekda seperti saat ini. Tugas utama sebagai sekda yakni membantu merumuskan kebijakan untuk melaksanakan misi-visi bupati,” jelas Jaka yang lahir di Klaten, 10 Februari 1964 ini.

Menempati jabatan yang diamanahkan kepadanya memiliki tantangan tersendiri. Terlebih lagi ketika menjabat sebagai Sekda Klaten kaitannya segala urusan mengenai administrasi harus sesuai dengan aturan yang ada. Menurutnya tidak bisa dianggap remeh temeh karena kaitannya administrasi dari mulai perencanaan hingga laporan terakhir harus sesuai dengan pelaksanaanya.

Sebagai seorang Sekda memang dituntut untuk mampu mencapai keselarasan dalam mengkoordinaskan semua sektor. Mulai dari perencanaan, pelaksanaan, pengawasan hingga evaluasi laporan terakhir. Tetapi dalam menjalankan tugasnya sehari-hari dibantu organisasi perangkat daerah (OPD) yang terdiri dari sembilan bagian.

“Dalam menjalankan tugas saya tetapi memegang teguh sumpah janji jabatan saat diangkat menjadi ASN. Sumpah janji jabatan inilah yang saya pegang terus dalam melaksanakan tugas selama ini. Jika berkomitmen pada hal itu semua pekerjaan terasa ringan,” ucap Jaka yang memiliki tiga putra ini.

Sebagai  seorang ASN, Jaka menempatkan diri sebagai pelayanan kepada masyarakat dengan memberikannya secara maksimal. Hal ini juga sebagai bentuk pengabadian kepada negara tanpa mengharapkan yang lain. Mengingat setiap bulannya sudah mendapatkan gaji dari pemerintah.

Ada pun sejumlah penghargaan dan apresiasi pernah didapatkan selama mengabdikan diri sebagai seorang ASN. Seperti mendapatkan penghargaan dari Presiden RI karen sudah menjadi ASN selama 20 tahun. Sedangkan penghargaan atas pengabdiannya yang sudah selama 30 tahun sedang proses pengusulan.

Disamping itu juga mendapatkan sejumlah kesempatan untuk mengikuti pendidikan dan pelatihan (Diklat). Hal itu untuk mendukung jabatan maupun kemampuan teknisnya. Termasuk dikirim ke sejumlah negara terkait study banding seperti ke Singapura mengenai manajemen lalu lintas.

Begitu juga pernah dikirim ke Thailand terkait permasalahan sungai hingga ke Jepang terkait mitigasi gunung berapi. Secara spesifik juga ditunjuk sebagai Kepala Sekolah Sungai Klaten dengan berbagai programnya yang menginspirasi daerah lainnya di Indonesia. Hal ini membuatnya sering diminta untuk memberikan materi terkait pengelolaan sungai. Dirinya juga terpilih secara aklamasi menjadi Ketua Dewan Pengurus Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) Kabupaten Klaten periode Tahun 2020-2025.

“Prinsip sebagai seorang ASN yang saya pegang teguh sampai saat ini, jadilah lilin di malam gelap gulita. Walaupun kecil tetapi tetap memberikan penerangan pada lingkungan di sekitarnya. Sekecil apa pun perannya tetapi bisa memberikan pengaruh dampak positif pada masyarakat,” jelasnya. (ren)

Biodata

Nama: Drs Jaka Sawaldi MM

TTL: Klaten, 10 Februari 1964

Pendidikan: SD N 1 Tambakboyo

                      SMP N 1 Ceper

                      SMA Penampungan Klaten

                      Akademi Pemerintahan Dalam Negeri (APDN)

                       S 1 Universita Diponegoro (Undip)

                       S 2 Sekolah Tinggi Ekonomi (STIE) Trianandra

Istri: drg Sri Harjanti

Anak : 1. Dian Amru Fathu Izza

            2. Dian Amira Zulfa

            3. Dian Nafi Dhaksana Akbar

Riwayat Pekerjaan

Tenaga Honorer di Pemerintah Provinsi Jawa Tengah

Bappeda Klaten

Sekcam Delanggu

Camat Jatinom

Bagian Perekonomian Setda Klaten

Camat Cawas

Kabag Pembangunan Setda Klaten

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Klaten

Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Klaten

Sekretaris Daerah (Sekda) Klaten (2015-sekarang)

Pj Bupati Klaten (2016)

(rs/ren/per/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia