alexametrics
Senin, 10 Aug 2020
radarsolo
Home > Sepak Bola
icon featured
Sepak Bola

Terancam Ada Perampingan Skuad, Persis Menunggu Regulasi Baru

30 Juli 2020, 17: 33: 35 WIB | editor : Perdana

Terancam Ada Perampingan Skuad, Persis Menunggu Regulasi Baru

SOLO – Persis Solo masih menunggu kepastian regulasi dan kickoff Liga 2 2020. Ternyata beberapa rancangan sudah mulai dilakukan manajemen Laskar Sambernyawa. Salah satunya adalah mengumpulkan pemain 18 Agustus, andai sebelum  tanggal tersebut PSSI atau Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator sudah memastikan jadwal laga lanjutan Liga 2 2020.

“Jika merujuk wacana regulasi yang ada, sepertinya bisa saja akan ada perampingan skuad. Ini lantaran katanya pemain U-20 wajib dimainkan, dan kompetisi akan berjalan cepat sekali dari babak penyisihan hingga final yang kabarnya tak sampai dua bulan,” terang Manajer Persis Solo Hari Purnomo kepada Jawa Pos Radar Solo kemarin.

Dia mengakui hal ini baru sebatas wacana. Dan semuanya tentu akan menunggu surat resmi dari PSSI dan LIB terlebih dahulu soal regulasi yang akan dijalani nantinya. “Kami belum tahu butuhnya berapa andai jadi regulasinya seperti yang ketua PSSI utarakan beberapa hari lalu. Saat ini kami sudah memiliki sekitar 29 pemain. Kami juga akan berkoordinasi dengan pelatih juga untuk menentukan langkah kedepannya, baiknya seperti apa,” ujarnya

Kompetisi Liga 2 2020 belum ada titik terang pakan akan bergulir lagi. Wacana kasta kedua di Liga Indonesia tersebut akan di-restart dan mulai digelar Oktober mendatang. Tak lama setelah kickoff Liga 1, yang akan digelar 1 Oktober nanti.

Wacana perubahan regulasi dengan model perampingan jadwal, ternyata siap-siap akan dijalankan klub pesertanya akibat pandemi Covid-19. Jika sebelumnya regulasi lama 24 klub dibagi kedalam dua wilayah dengan sistem home-away di babak penyisihan, ternyata akan berubah jadi home tournament. Itupun klub Liga 2 akan disebar jadi empat grup, dengan satu grupnya terdiri dari enam tim.

Jika dari bayangan yang ada, kompetisi bisa berjalan sekitar dua bulan. Termasuk dari babak penyisihan hingga final, klub yang bisa sampai partai puncak akan menjalani 11 laga saja. Jelas lebih simpel dan cepat berjalannya ketimbang regulasi sebelumnya.

Hingga saat ini baru satu nama yang dipastikan tak lagi bergabung dengan Persis. Sosok tersebut adalah kapten tim Bruno Casimir. Pemain naturalisasi kelahiran Kamerun tersebut diputus kontrak April lalu oleh manajemen.

Jika melihat skuad yang ada. Persis memang punya memiliki banyak pemain berkualitas. Di posisi kiper ada nama Sendri Johansah, Ali Budi Raharjo dan Wildan Mauludin Achyar.

Sedangkan hilangnya Bruno, Persis masih memiliki sosok seperti Susanto, M. Alaik Sobrina, Dedi Tri Maulana, Marko Kabiay, Andre Putra, Anis Mujiono dan Joko Susilo.

Sementara itu di posisi tengah juga banyak nama-nama tenar, macam Hapidin, Nanang Asripin, Iman Budi Hernandi, Oky Derry, M. Shulton Fajar, Yan Pieter Nasadit, Engelberd Sani, Syahroni, Gufroni Al Maruf dan Irfan Afghoni.

Sedangkan untuk urusan gol, tugasnya disematkan pada sosok M. Isa, Tri Handoko, Rishadi Fauzi dan Sansan Fauzi.

Sementara itu beberapa pemain U-20 juga sudah bergabung dengan tim racikan Salahudin tersebut. Mulai dari Jujan Seto hingga Ramdani Tawainella. (nik)

(rs/NIK/per/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia