alexametrics
Jumat, 14 Aug 2020
radarsolo
Home > Solo
icon featured
Solo

Gibran-Teguh Pamer Baju Naik Banteng di Karpet Merah, Apa Maknanya?

30 Juli 2020, 21: 36: 13 WIB | editor : Perdana

Pasangan bakal calon wali kota-wakil wali kota Surakarta Gibran-Teguh kenakan baju khas dari relawan.

Pasangan bakal calon wali kota-wakil wali kota Surakarta Gibran-Teguh kenakan baju khas dari relawan. (IRAWAN WIBISONO/RADAR SOLO)

Share this      

SOLO - Pasangan bakal calon wali kota dan wakil wali kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka-Teguh Prakosa pamer baju kembar bergambar karikatur mereka, Kamis (30/7). Baju bergambar karikatur Gibran-Teguh naik banteng di atas karpet merah itu merupakan ide dari salah seorang relawan. 

Baju tersebut dipakai saat keduanya berada di kantor Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDIP Surakarta, siang tadi. “Kami belum setting baju apa yang akan dipakai untuk pasangan. Tetapi banyak masyarakat sudah menyumbangkan ide- ide. Termasuk dari relawan,” kata Teguh.

Hingga kini pasangan Gibran-Teguh belum menentukan seragam khas yang benar-benar akan dipakai secara resmi. Pasangan ini tidak akan asal menentukan ide. Sebagai orang Jawa, baju yang dikenakan harus memiliki filosofi. 

"Filosofi baju khas yang akan dipakai sekaligus sebagai wujud doa. Selain harapan kemenangan, dalam perjalanannya nanti sebagai pemimpin dapat ngayomi dan ngayemi. Sedangkan tujuan akhirnya adalah menyejahterakan masyarakat Kota Solo," papar Teguh.

Sementara saat ditanya makna baju yang dikenakan tersebut, Teguh mengaku tidak mengetahui. “Yang tahu teman-teman distro. Ini kreativitas anak anak muda yang memiliki ide cemerlang. Ini cerminan milenialnya Mas Gibran,” tegasnya. 

Gibran sendiri mengakui, banyak ide telah masuk terkait baju khas maupun singkatan nama pasangan. Namun, sejauh ini belum dipilih. Semua ide dan kreativitas yang masuk akan ditampung. Ide yang masuk menunjukkan bahwa Solo juga sangat kreatif dan tidak kalah dengan Bandung dan Bali. 

”Saya senang sekali mendapat hadiah baju dengan desain kreatif seperti ini. Teman-teman muda sangat kreatif,” katanya. (irw/ria)

(rs/irw/per/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia