alexametrics
Kamis, 13 Aug 2020
radarsolo
Home > Solo
icon featured
Solo

Libur Idul Adha Plus Akhir Pekan, Lalu Lintas Solo Berpotensi Macet

01 Agustus 2020, 11: 26: 27 WIB | editor : Perdana

Arus lalu lintas di jalan-jalan Kota Solo berpotensi meningkat akhir pekan ini.

Arus lalu lintas di jalan-jalan Kota Solo berpotensi meningkat akhir pekan ini. (DAMIANUS BRAM/RADAR SOLO)

Share this      

SOLO – Libur Idul Adha 1441 H ditambah libur akhir pekan diprediksi akan berimbas pada padatnya lalu lintas di Kota Bengawan. Apalagi saat ini sudah mulai berlaku new normal, di mana aktivitas sudah bergeliat kembali.

Ramainya pergerakan kendaraan di Kota Solo mulai tampak Kamis sore (30/7). Terpantau sejumlah pemudik naik kendaraan pribadi keluar masuk kota via jalan tol. “Kamis lalu pantauan petugas lapangan dan CC Room ada peningkatan masuknya kendaraan ke Kota Solo via jalan tol,” terang Kepala Bidang Lalu Lintas Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surakarta, Ari Wibowo, kemarin (31/7).

Lokasi yang terpantau padat kendaraan masuk Solo dari simpang empat Klodran, di mana lokasi tersebut merupakan batas kota dengan kabupaten lain. Fenomena berbeda justru terlihat di Tugu Makutho yang menjadi pintu masuk Kota Solo dari arah barat. Arus lalu lintas masih terbilang normal. 

“Kepadatan kendaraan di simpang empat batas kota Klodran karena dekat dengan pintu Tol Solo-Surabaya. Kenaikannya mulai terlihat sejak Kamis sore atau sehabis jam pulang kerja sekitar pukul 17.00,” paparnya.

Sementara, Jumat kemarin (31/7) situasi lalu lintas di jalan protokol Kota Solo terbilang landai. Namun berpotensi mengalami kenaikan volume pada akhir pekan ini. Mengingat, Hari Raya Idul Adha beriringan dengan libut akhir pekan sehingga memberikan  masyarakat waktu yang panjang untuk melakukan perjalanan. 

Apalagi mengingat Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi tidak melarang mudik pada Hari Raya Idul Adha tahun ini. “Dari catatan kami masih didominasi plat AD. Kemungkinan jika ada peningkatan masih akan didominasi arus lokal (dalam kota) dan regional (lintas kabupaten kota),” terang Ari Wibowo. (ves/bun/ria)

(rs/ves/per/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia