alexametrics
Senin, 10 Aug 2020
radarsolo
Home > Sukoharjo
icon featured
Sukoharjo

Izinkan Sembelih Kurban Sapi Betina, tapi Harus Penuhi Persyaratan Ini

01 Agustus 2020, 11: 50: 17 WIB | editor : Perdana

Penyembelihan hewan kurban di Ponpes Kholifatullah Singo Ludiro, Mojolaban, kemarin (31/7).

Penyembelihan hewan kurban di Ponpes Kholifatullah Singo Ludiro, Mojolaban, kemarin (31/7). (IWAN KAWUL/RADAR SOLO)

Share this      

SUKOHARJO – Pemkab mengizikan pemotongan sapi betina untuk hewan kurban asal sesuai persyaratan. 

Kepala UPTD Rumah Potong dan Pusat Kesehatan Hewan Dinas Pertanian dan Perikanan Kabupaten Sukoharjo Leni Sri Lestari mengatakan, memang ada larangan penyembelihan sapi betina produktif.  Itu tertuang dalam Undang-Undang Nomor 41 Tahun 2014 tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan pasal 18 ayat (4) yang menyebutkan setiap orang dilarang menyembelih ternak ruminansia kecil betina produktif atau ternak ruminansia besar betina produktif.

"Tapi, penyembelihan sapi betina diperbolehkan asalkan memenuhi persyaratan," jelasnya, kemarin (31/7).

Mengacu undang-undang, sapi betina yang boleh disembelih yakni yang sudah tidak produktif atau usianya di atas tujuh tahun. Untuk sapi betina yang usianya di bawah tujuh tahun namun ingin dipotong, pihak rumah pemotongan hewan (RPH) harus mendapatkan surat persetujuan dari dokter hewan pengawas untuk memastikan sapi tersebut mandul.

Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakankemenag) Kabupaten Sukoharjo Ihsan Muhadi menegaskan, alangkah baiknya berkurban sapi jantan. Supaya sapi betina bisa berkembang biak. "Memang secara agama diperbolehkan, tapi alangkah baiknya yang jantan saja," katanya.

Dia menyebut, kurban hewan betina diperbolehkan asalkan tidak sedang mengandung. Atau yang dipastikan sudah tidak bisa bereproduksi. (kwl/wa/ria)

(rs/kwl/per/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia