alexametrics
Senin, 10 Aug 2020
radarsolo
Home > Sragen
icon featured
Sragen

Sragen Segera Bisa Layani Tes Swab Mandiri, Siapkan Dana Rp 18 Miliar

01 Agustus 2020, 12: 08: 15 WIB | editor : Perdana

Pengambilan sampel darah untuk rapid test warga Sragen.

Pengambilan sampel darah untuk rapid test warga Sragen. (AHMAD KHAIRUDIN/RADAR SOLO)

Share this      

SRAGEN – Pemkab Sragen menyiapkan anggaran Rp 18 miliar untuk swab test mandiri di Laboratorium Kesehatan Daerah (labkesda). Tes ini dikhususkan bagi pasien dengan gejala Covid-19 di Kabupaten Sragen. Layanan swab ini rencananya siap dibuka pada pertengahan Agustus mendatang.

Sekretaris Daerah (Sekda) Sragen Tatag Prabawanto menyampaikan, pihaknya menganggarkan Rp 18 miliar untuk labkesda. Diambil dari anggaran Covid-19 Belanja Tidak Terduga (BTT) sebesar Rp 106 miliar.

”Jika tidak punya labkesda untuk tes VTM, kita hanya bisa jadi penonton dalam penanganan Covid-19. Hanya bisa melihat orang menderita,” ujar Tatag.

Pembelian alat test Covid-19 diambilkan dari BTT dan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBH CHT). Nilai alat tes tersebut sekitar Rp 1,3 miliar. Ditegaskan sekda, pengadaan alat itu tetap sesuai prosedur dan mengikuti proses.

”Targetkan pertengahan bulan depan. Semua harus pakai proses,” ujarnya.

Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati menambahkan, Sragen harus bisa mandiri swab test. Karena di laboratorium lain, seperti UNS dan RSUD dr Moewardi Solo sudah overload atas banyaknya kasus Covid-19. Dia menegaskan saat ini perlu bisa periksa swab test secara mandiri.

”Kami minta begitu ada kasu,s cek sendiri. Ada lagi, cek sendiri,” terangnya.

Menurut dia, semakin banyak tracking pasien akan menurunkan potensi penyebaran. Pihaknya mengupayakan agar bisa menekan seminimal mungkin korban meninggal akibat Covid-19.

”Semakin rajin melakukan swab, kita mendapatkan tambahan. Mengerem laju kenaikan, daerah manapun tidak bisa melakukan,” tuturnya. (din/adi/ria) 

(rs/din/per/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia