alexametrics
Senin, 10 Aug 2020
radarsolo
Home > Klaten
icon featured
Klaten

Antar Daging Kurban, Ganjar Naik Turun Bukit Tapaki Ribuan Anak Tangga

01 Agustus 2020, 18: 18: 34 WIB | editor : Perdana

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo (paling depan) menapaki anak tangga menuju Dusun Girpasang demi menyalurkan daging kurban.

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo (paling depan) menapaki anak tangga menuju Dusun Girpasang demi menyalurkan daging kurban. (ANGGA PURENDA/RADAR SOLO)

Share this      

KLATEN - Gubernur Jateng Ganjar Pranowo ingin memastikan pemerataan pembagian daging kurban di semua wilayah. Bahkan, Ganjar terjun langsung ikut menyalurkan daging kurban ke daerah terdekat dengan Gunung Merapi di Dusun Girpasang, Desa Tegalmulyo, Klaten, Sabtu (1/8).

Untuk sampai ke dusun tersebut, Ganjar harus jalan kaki naik turun jurang selama kurang lebih 45 menit. Jalan setapak yang dibuat dari semen itu meliuk-liuk di bawah jurang dengan kedalaman sekitar 150 meter.

Sampai di lokasi tujuan, tampak napas Ganjar masih ngos-ngosan. Gubernur menuju rumah Padmo Sudarno, 70, sesepuh Dusun Girpasang, Desa Tegalmulyo.

"Monggo mlebet riyin, Pak (silahkan masuk dulu, Pak). Ngaso mriki (istirahat di sini)," tutur Mbah Padmo.

Ganjar pun langsung masuk ke rumah sederhana milik Mbah Padmo itu. Setelah meneguk teh hangat dan jadah goreng, Ganjar menerangkan maksud tujuannya berkunjung ke Dusun Girpasang.

"Kulo mriki sepindah silaturahmi, Mbah (saya ke sini untuk silaturahmi). Kalih niki mbeto daging kurban kanggo warga (sama ini membawa daging kurban untuk warga," terang Ganjar.

Memang, tahun ini Ganjar ingin memperingati Hari Raya Idul Adha dengan cara berbeda. Tahun ini, Ganjar tidak sekadar membagi sapi ke masjid-masjid. Namun, juga terjun ke daerah terpencil untuk menyalurkan daging kurban.

Untuk sampai ke lokasi pun diperlukan perjuangan tersendiri. Karena Dusun Girpasang Desa Tegalmulyo, Kecamatan Kemalang, Klaten yang jadi tujuan Ganjar terletak di atas bukit. Untuk menuju Girpasang, jalan satu-satunya adalah dengan berjalan kaki naik turun ribuan anak tangga menyusuri jurang.

Sementara daging kurban dan sembako yang dibawa Ganjar dari Semarang, diangkut menggunakan gondola sederhana. Gondola kecil ini biasa digunakan warga mengangkut barang, menyeberangi jurang.

Kampung terakhir yang paling dekat dengan Gunung Merapi tersebut hanya dihuni 12 kepala keluarga. Terdiri dari 37 jiwa.

"Biasanya saya tiap tahun memang mencari desa yang jarang dikunjungi, apalagi mendapatkan bantuan hewan kurban. Maka, saya ke sini untuk membantu membagi daging kurban dan sembako agar masyarakat di sini bisa menikmati," kata Ganjar.

Ia pun berharap masyarakat tetap hidup rukun dan menjaga kesehatan. Apabila ada hal yang mendesak, warga diminta untuk tidak segan meminta bantuan kepada pemerintah.

"Masyarakat di sini sudah biasa hidup menyatu dengan alam. Tapi pemerintah tidak tinggal diam. Maka, kami telah memberikan bantuan untuk renovasi rumah warga dan akan saya usahakan pembangunan jembatan," papar gubernur.

Diakui Ganjar, sebenarnya pemprov sudah mengusulkan bantuan jembatan untuk Dusun Girpasang kepada pemerintah pusat. Jembatan itu akan menghubungkan Dusun Ngiringin dan Dusun Girpasang yang jaraknya sekitar 120 meter.

Usulan tersebut pun sudah disetujui. Namun, karena adanya Covid-19, anggaran di kementerian ikut di-refocusing. Ganjar pun berjanji akan mengajukan kembali anggaran pembangunan jembatan tersebut, tahun depan.

Apabila terbangun, tentu akan mempersingkat waktu perjalanan menunju Dusun Girpasang. Apalagi selama ini hanya tersedia gondola sederhana, yang digunakan untuk penyeberangan barang. Sementara warga tetap harus memutar naik turun menyusuri anak tangga.

"Apapun bentuknya, yang penting transportasi warga bisa mudah, khususnya dalam kondisi darurat," ucap dia.

Sementara itu, warga Girpasang sangat antusias dan berbahagia menerima daging kurban dan bantuan sembako. Warga tak menyangka jika akan didatangi gubernur Jateng.

"Matur nuwun sanget kalih Pak Ganjar Pranowo sampun dugi mriki (kami berterima kasih sekali Pak Ganjar Pranowo sudah datang ke sini). Awit mbah buyut sampe saiki (sejak kekek buyut sampai sekarang), tembe sepindah niki diparani gubernur (baru sekali ini didatangi gubernur)," kata Mbah Padmo.

Mbah Padmo pun mendoakan agar Ganjar dan keluarga tetap diberikan kesehatan dan anugerah dari Tuhan. (bay/ren/ria)

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo sampai di rumah Mbah Padmo, sesepuh Dusun Girpasang.

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo sampai di rumah Mbah Padmo, sesepuh Dusun Girpasang. (ANGGA PURENDA/RADAR SOLO)

(rs/ren/bay/ria/per/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia