alexametrics
Selasa, 11 Aug 2020
radarsolo
Home > Sepak Bola
icon featured
Sepak Bola
Liga 2

Terancam Main di Luar Jawa, Pembagian Grup Akan Diacak

02 Agustus 2020, 06: 15: 59 WIB | editor : Perdana

REHAT SEJENAK: Winger Persis Solo Hapidin saat berlatih di Lapangan Dibal Boyolali, sebelum pandemi Covid-19.

REHAT SEJENAK: Winger Persis Solo Hapidin saat berlatih di Lapangan Dibal Boyolali, sebelum pandemi Covid-19. (ARIEF BUDIMAN/RADAR SOLO)

Share this      

SOLO – Manajemen Persis Solo sudah merekomendasikan Stadion Manahan sebagai salah satu venue untuk kompetisi Liga 2 2020 yang akan di-restart. Manahan akan bersaing dengan enam venue lainnya yang juga manajemen klubnya merekomendasikan home base mereka untuk jadi lokasi kejuaraan yang akan digelar home tournament-nya di empat grup di babak penyisihan nanti.

Pembagian grup baru nanti digelar dengan format baru yakni home tournament, yang akan dilakukan dengan cara pengundian. Hal ini dilakukan sesuai dengan permintaan klub-klub kontestan karena dinilai lebih fair.

Ini juga berarti tuan rumah penyelenggara home tournament yang terdiri dari empat grup belum tentu dapat dipastikan bakal bermain di kandang sendiri.

“Proses penentuan pembagian grup dengan undian ini adalah masukan dari tim-tim kontestan. PT LIB selaku operator kompetisi kemudian mengakomodasikannya,” kata Direktur Operasional PT LIB, Sudjarno.

Sudjarno memberikan gambaran bahwa rencananya empat grup yang ada terdiri dari satu grup di Sumatra, dua di Jawa, dan satu di Kalimantan.

Dengan undian ini, diharapkan semua kontestan benar-benar merasakan sisi fair yang dihadirkan. Namun demikian, PT LIB juga sudah memberikan perhatian khusus pada beberapa tim dalam undian nanti.

Sebagaimana diketahui, ada perubahan format kompetisi pada lanjutan Liga 2 2020 nanti. Format dua wilayah yakni barat dan timur yang sebelumnya terapkan dengansistem pertandinganhome-away, ternyata akan berubah. Yang mana usai pandemi Covid-19, regulasi akan berubah menjadi format home tournament yang dibagi dalam empat grup.

Dengan jumlah total 24 klub di Liga 2, maka tiap grup nantinya akan dihuni enam tim di fase penyisihan. Tiap tim berkesempatan bertanding di lima laga untuk menentukan tiket melaju ke babak berikutnya sekaligus menjaga peluang meraih dua tiket promosi ke Liga 1 2021.

“Nanti setelah ditentukan siapa tuan rumah yang dipilih, maka tidak otomatis tim yang jadi tuan rumah akan main di kandangnya sendiri. Untuk menentukannya, akan dilakukan undian lebih dulu,” ucap Sudjarno.

Sebelumnya ada tujuh tim Liga 2 mengajukan ke PT LIB menjadi tuan rumah untuk penyelenggaraan venue. Ketujuh klub tersebut adalah Persis Solo, Persijap Jepara, KS Tiga Naga, Badak Lampung FC, Sulut United, dan Kalteng Putra. (nik)

(rs/NIK/per/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia