alexametrics
Selasa, 11 Aug 2020
radarsolo
Home > Sepak Bola
icon featured
Sepak Bola

Kompetisi Tanpa Suporter, Sama Saja Bohong

02 Agustus 2020, 11: 30: 59 WIB | editor : Perdana

Kompetisi Tanpa Suporter, Sama Saja Bohong

REGULASI beru Liga 2 2020 yang kabarnya akan berjalan mulai Oktober mendatang, ternyata banyak perubahan. Salah satunya adalah kompetisi digelar tanpa penonton, karena masih dalam kondisi pandemi Covid-19.

Beberapa suporter ternyata menyikapinya dengan berbagai komentar sesuai sudut pandang mereka tentunya. salah satunya Wahyu Budi Utama alias Demon dari Pasoepati korwil Kartasura, 

Demon secara pribadi berpendapat lebih baik kompetisi dihentikan.  ”Lebih baik dihentikan saja sampai keadaan benar-benar membaik daripada digelar tanpa adanya penonton,” pungkasnya.

Walaupun dia juga tak menampik bahwa sangat rindu mendukung Persis Solo berlaga. Baik di Manahan maupun di luar kandang Persis Solo.

”Sebenarnya suasananya biasa saja, karena maklum sudah tak terlalu militan seperti dulu lagi. Sepak bola libur malah agak santai dan tidak sibuk. Meski kadang rindu nonton bola itu muncul dengan sendirinya,” ujarnya.

Nama Demon memang cukup dikenal di dunia persupoteran, khususnya di lingkup pendukung Persis. Hal lantaran  banyak tato bertema sepak bola menempel di tubuhnya. Baik bagian dada maupun punggung.

Sudah hampir empat bulan lamanya masyarakat Solo tak melihat Persis berlaga. Terakhir kali adalah saat Persis beruji coba dengan Semen Padang di awal Maret lalu, sebelum Solo berstatus kejadian luar biasa (KLB) korona.

 Saat ini, Demon disibukkan diri menjadi guru salah satu perguruan pencak silat. Dia mengakui sudah setahun terakhir menjalani profesi ini.

”Saya melatih sudah hampir satu tahun. Soalnya saya termasuk pelatih baru yang disahkan menjadi warga pada 2019. Alasan saya menjadi guru silat karena ingin membagi ilmu dengan adik-adik seperti saat saya dilatih oleh pelatih saya,” paparnya. (ryn/nik)

(rs/NIK/per/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia