alexametrics
Selasa, 11 Aug 2020
radarsolo
Home > Solo
icon featured
Solo

Desain Tata Kampung Batik Laweyan Rampung

02 Agustus 2020, 07: 40: 59 WIB | editor : Perdana

ANGKAT POTENSI: Salah satu tugu di Kampung Batik Laweyan yang menjadi ikon.

ANGKAT POTENSI: Salah satu tugu di Kampung Batik Laweyan yang menjadi ikon.

Share this      

SOLO – Rencana penataan Kampung Batik Laweyan oleh polsek setempat, tepatnya di sepanjang Jalan Sidoluhur segera diwujudkan. Desain lanskap dari arsitektur rampung digarap.

Kapolsek Laweyan AKP Ismanto Yuwono Mengatakan, bentuk bangunan asli tetap dipertahankan. "Kami tinggal menambah pernak-perniknya saja. Cat tembok yang luntur dicat ulang. Kusen jendela dan pintu kami beri cat warna-warni sebagai variasi," katanya, kemarin (1/8).

Target penataan lainnya yakni beberapa gerbang di pusat batik tersebut. Di antaranya ditambah lampu penerangan dengan model lawas agar selaras dengan kawasan heritage.

Desain penataan Kampung Batik Laweyan, lanjut Ismanto, sudah dipresentasikan dan disetujui seluruh elemen warga. Pada klaster pertama penataan, difokuskan pada titik nol Kampung Batik Laweyan yang menurut warga sekitar memiliki nilai sejarah.

Selain arsitek, Polsek Laweyan menggandeg akademisi guna menggali sejarah serta potensi kampung setempat. "Jadi tidak sekadar mengubah tampilan saja," terang kapolsek.

Besok, Senin (3/8), bakal digelar rapat lanjutan membahas teknis pelaksanaan revitalisasi serta anggaran yang dibutuhkan. Terkait kebutuhan dana, Polsek Laweyan di antaranya mengandalkan corporate social responsibility (CSR) perusahaan. 

"Kami masih mencari lahan parkir untuk pengunjung, sehingga nanti konsepnya wisatawan yang datang melintas tidak lagi memakai kendaraan, tapi jalan kaki seperti susur kampung. Warga sekitar bisa membuat mini museum di rumah atau membuat perniagaan," bebernya.

Rencana penataan Kampung Batik Laweyan berawal dari fenomena kedatawan wisatawan yang sekadar berbelanja. Padahal, kawasan ini menyimpan potensi wisata bersejarah.

Penataan klaster pertama akan di-launching pada peringatan HUT Ke-75 Kemerdekaan RI. Klaster selanjutnya diluncurkan pada Hari Jadi Kampung Batik Laweyan 27 September. (atn/wa)

(rs/atn/per/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia