alexametrics
Kamis, 01 Oct 2020
radarsolo
Home > Solo
icon featured
Solo

Antisipasi Kerawanan, Belasan Napi Dipindah

09 Agustus 2020, 08: 10: 59 WIB | editor : Perdana

BERAGAM KASUS: Penerimaan tahanan titipan di Rutan Klas IA Surakarta dengan menerapkan protokol kesehatan belum lama ini.

BERAGAM KASUS: Penerimaan tahanan titipan di Rutan Klas IA Surakarta dengan menerapkan protokol kesehatan belum lama ini. (DAMIANUS BRAM/RADAR SOLO)

Share this      

SOLO – Sudah cukup lama jumlah warga binaan di Rumah Tahanan (Rutan) Klas IA Surakarta overload. Untuk mengurangi potensi kerawanan, belasan narapidana dipindahkan ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) 2B Klaten Jumat malam (7/8). Pemindahan ini merupakan kali pertama selama pandemi.

Kepala Pengamanan Rutan (KPR) Surakarta Andi Rahmanto menjelaskan, warga binaan yang dipindahkan ke Klaten sebanyak 12 orang. Berdasarkan data terbaru, total warga binaan di rutan setempat sebanyak 540 orang, sedangkan kapasitasnya hanya 304 orang. 

Kapasitas rutan sempat sedikit longgar ketika pihak rutan menghentikan layanan penitipan tahanan dan melaksanakan program asimilasi rumah, yakni menampung 418 orang 

"Jumlah warga binaan kembali bertambah karena program layanan titipan kami buka. Terbaru mendapat tambahan  29 warga binaan. Terdiri dari  27 laki-laki dan dua perempuan. Mereka merupakan titipan dari Polresta Surakarta sebanyak 12 orang, Polres Sukoharjo dua orang, dan Polres Karanganyar 15 orang," beber Andi mewakili Kepala Rutan Surakarta Urip Dharma Yoga.

Sebelum dilakukan pemindahan, Rutan Solo sudah berkoordinasi dengan Kanwil Pemasyarakatan Jawa Tengah. Dari koordinasi itu, diperoleh informasi bahwa Lapas Klaten yang masih bisa menampung. 

“Lokasi lainnya sama, overload. Sebelum kami pindahkan ke Klaten, para warga binaan sudah di-rapid test dan hasilnya nonreaktif. Syarat dari kanwil seperti itu. Hasil tes kami lampirkan dalam berkas para warga binaan," ungkapnya. 

Pihak keluarga warga binaan telah diinformasikan terkait pemindahan tersebut. 

Di sisi lain, pascalayanan penerimaan tahanan titipan dibuka, penegak hukum dari sejumlah wilayah di eks Karesidenan Surakarta terus berkoodinasi guna melakukan pelimpahan.

"Untuk sementara layanan (tahanan titipan) belum kami buka lagi karena (warga binaan) yang 29 orang masih kami karantina. Rampung karantina, titipan tahanan kembali dibuka,” terangnya. (atn/wa)

(rs/atn/per/JPR)

 TOP