alexametrics
Kamis, 01 Oct 2020
radarsolo
Home > Sepak Bola
icon featured
Sepak Bola

Persis Enggan Ikuti jejak PSMS

09 Agustus 2020, 11: 35: 59 WIB | editor : Perdana

REHAT SEJENAK: Bek Persis Solo M. Alaik saat berlatih di Stadion Sriwedari, sebelum pandemi.

REHAT SEJENAK: Bek Persis Solo M. Alaik saat berlatih di Stadion Sriwedari, sebelum pandemi. (ARIEF BUDIMAN/RADAR SOLO)

Share this      

SOLO – Persis Solo ternyata mulai memantau pergerakan para calon kompetitor. Walaupun sebagian besar klub memang memilih untuk tetap menunggu perkembangan dulu, baru menentukan jadwal tim kembali berlatih rutin.

“Yang paling menonjol langkahnya itu PSMS Medan. Tim ini sudah mendatangkan beberapa pemain Liga 1. Kabarnya bek PSIS Semarang, Ucil (sapaan akrab Fredyan Wahyu) juga tengah dilobi PSMS agar PSIS mau melepasnya. Ini seperti memperlihatkan bahwa mereka memang niat sekali untuk promosi,” terang Manajer Persis Solo Hari Purnomo kepada Jawa Pos Radar Solo kemarin.

Regulasi Liga 2 2020 ternyata ada banyak poin revisi. Salah satunya dari yang awalnya ada tiga tim yang promosi, ternyata kedepannya kabarnya hanya ada dua tim saja yang bisa lolos ke kasta tertinggi musim depan.

“Tentu akan semakin  seru nanti yang mau juara. Persis sendiri targetnya sama sekali tidak berubah. Kami tetap optimistis bisa juara dan promosi. Kami tak kepikiran buat tambah pemain, karena pemain yang saat ini sudah bergabung kualitasnya cukup mumpuni buat bersaing,” ujarnya.

PSMS Medan memang melakukan langkah cepat ketimbang kompetitornya di Liga 2. Tim ini bahkan sudah sejak sebulan lebih kembali menjalani latihan rutin, di saat hampir sebagian besar klub Liga 2 lainnya belum jelas kapan akan kembali berlatih.

Yang membuat klub ini jadi sorotan, ternyata karena dengan penuh percaya diri manajemen tim berjuluk Ayam Kinantan tersebut mendatangkan amunisi baru. Tak main-main. Mantan pemain Timnas yang sebelumnya berkarir di Liga 1 di datangkan. Yakni Ferdinand Sinaga (PSM Makassar) dan Paulo Sitanggang (Persik Kediri). Sebelumnya bomber Persib bandung Ghozali Siregar juga dirumorkan ikut merapat, namun ternyata surat peminjaman PSMS ditolak Maung Bandung.

Tak hanya PSMS, klub Sumatera lainnya yakni Babel United juga kabarnya akan mendatangkan amunisi baru. Dia adalah kiper Borneo FC Ihsan Kurniawan  dan Airlangga Sucipto, penggawa Sriwijaya FC. Selain dua klub di atas, PSIM Jogja juga kabarnya akan mendatangkan pemain baru.

Di lain sisi, selain membahas format kompetisi dan kick off Liga 2 2020 yang akan dimulai 17 Oktober mendatang, PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator kompetisi juga belum lama ini mengumumkan jumlah nilai subsidi klub para peserta dalam beberapa fase. Tahap 1 yang sudah terealisasi, subsidi sudah dicairkan ke seluruh klub senilai Rp 250 juta untuk masing-masing klub.

Babak penyisihan Rp 600 juta diberikan dalam waktu 4 termin, dibayarkan mulai September-Desember 2020. Perempat final Rp 200 juta diberikan dalam dua termin, dan semifinal Rp 200 juta dicairkan dalam dua termin. Untuk juara dan runner-up masing-masing menerima Rp 500 juta dan Rp 300 juta.

”Jumlah ini tentu tidak seperti janji di awal musim, yang katanya mau memberikan Rp 1,5 M. Kami berharap memang angkanya bisa disesuaikan seperti yang dulu dijanjikan,” ucap Hari. (nik)

(rs/NIK/per/JPR)

 TOP