alexametrics
Kamis, 29 Oct 2020
radarsolo
Home > Solo
icon featured
Solo

Pelarian Pelaku Provokator Penyerangan Pasar Kliwon Selesai di Pacitan

18 Agustus 2020, 22: 22: 26 WIB | editor : Perdana

Kapolresta Surakarta Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak.

Kapolresta Surakarta Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak. (ISWARA BAGUS/RADAR SOLO)

Share this      

SOLO - Satu lagi pelaku kasus intoleran di Pasar Kliwon berinisial S berhasil diamankan di Pacitan, Jawa Timur. S yang berperan sebagai penggerak massa ini melarikan diri pasca kejadian tersebut. 

Kapolresta Surakarta Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak mengatakan, pelaku yang merupakan warga Kota Solo ini ditangkap tim gabungan Satreskrim Polresta Surakarta, Ditreskirmum Polda Jateng, dan Dirpidum Mabes Polri, Minggu sore (16/8). “Ke manapun mereka lari, akan kita kejar,” tegas kapolresta.

S merupakan salah satu penggerak kelompok massa pada aksi penganiayaan serta pengrusakan di rumah korban di Mertodranan RT 01 RW 01, Kelurahan/Kecamatan Pasar Kliwon. Saat itu keluarga korban sedang menggelar prosesi midodareni.

“Tersangka kami kenakan pasal 160 KUHP karena mengajak, menghasut massa untuk melakukan aksi kekerasan. Kemudian, kita kenakan pula pasal 170 KUHP tentang pengroyokan. Ancaman hukumannya 9 tahun penjara,” ujarnya.

Hingga kemarin, polisi berhasil mengamankan 10 pelaku. Enam di antaranya sudah ditetapkan sebagai tersangka. Lima berkas tersangka sudah dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Surakarta untuk diteliti jaksa penuntut umum (JPU). “Apabila sudah P21, segera kami limpahkan pada tahap dua. Setiap pelaku berkasnya sendiri-sendiri. Kami berkomitmen memproses semua pelaku,” paparnya.

Seperti diketahui, kasus ini bermula saat salah seorang warga Kampung Metrodanan RT 01 RW 01, Kelurahan/Kecamatan Pasar Kliwon menggelar acara midodareni atau doa sebelum pernikahan. Namun situasi berubah mencekam pasca pemilik rumah diserang sekelompok orang. Tiga orang korban menjadi korban kekerasan tersebut. Mereka menjadi target aksi kekerasan setelah keluarga akan mencoba dievakuasi oleh petugas kepolisian. (atn/bun)

(rs/atn/per/JPR)

 TOP