alexametrics
Senin, 30 Nov 2020
radarsolo
Home > Solo
icon featured
Solo

Bawaslu Surati Gibran-Teguh & Bajo, Langgar Protokol Kesehatan

11 September 2020, 20: 17: 09 WIB | editor : Perdana

Bapaslon Gibran-Teguh dan Bagyo-Supardjo saat membac deklarasi terkait tertib protokol kesehatan selama tahapan pilkada.

Bapaslon Gibran-Teguh dan Bagyo-Supardjo saat membac deklarasi terkait tertib protokol kesehatan selama tahapan pilkada. (DAMIANUS BRAM/RADAR SOLO)

Share this      

SOLO - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) menilai dua bakal pasangan calon (bapaslon) yang mendaftarkan diri ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) pekan lalu melanggar protokol kesehatan. Lembaga pengawas pemilu itu langsung mengirim surat peringatan kepada pasangan Gibran Rakabuming Raka-Teguh Prakosa dan Bagyo Wahyono-F.X. Supardjo.

Ketua Bawaslu Surakarta Budi Wahyono mengatakan, pembatasan peserta pendaftaran bakal calon kepala daerah diatur dalam PKPU. Aturan tersebut sudah disosialisasikan kepada seluruh bapaslon beberapa hari sebelumnya. Namun kenyataannya, kedua bapaslon diantar ribuan orang tanpa mengindahkan protokol kesehatan. 

"Sanksi ada di ranahnya satgas covid pemkot. Kami hanya mengirim surat peringatan kepada dua bapaslon. Karena semua sama-sama membawa massa yang banyak dan tidak mengindahkan protokol kesehatan," kata Budi.

Dia menyebut, dalam surat peringatan juga ditegaskan agar kedua bapaslon tidak mengulangi aksi pengumpulan massa dalam tahapan beeikutnya. Salah satu tahapan yang paling rawan adalah kampanye. Pembatasan massa dalam rapat umum dibatasi maksimal 100 orang. Hal itu juga tertuang dalam PKPU.

"Harapannya dapat dipatuhi seluruh paslon. Kami berharap di tengah pandemi ini kampanye dilakukan secara kreatif melalui media sosial," tegas Budi. (irw/ria)

(rs/irw/per/JPR)

 TOP