alexametrics
Kamis, 24 Sep 2020
radarsolo
Home > Sepak Bola
icon featured
Sepak Bola

Pasoepati Tagih Janji Manajemen Persis: Kapan Mulai Persiapkan Tim?

11 September 2020, 20: 54: 37 WIB | editor : Perdana

Suporter Persis Solo mendukung tim saat berlaga di lapangan.

Suporter Persis Solo mendukung tim saat berlaga di lapangan.

Share this      

SOLO - Tak hanya pemain yang mempertanyakan kejelasan langkah Persis Solo untuk menatap Liga 2 2020, para suporter pun ternyata juga ikut bertanya-tanya. 

Hingga hari ini, tim Persis Solo belum memanggil pemain untuk kembali berkumpul ke Solo. Padahal, PT Liga Indonesia Baru (LIB)  selaku operator kompetisi sudah mengumumkan restart Liga 2 akan dimulai 17 Oktober mendatang. 

Organisasi suporter pendukung Persis Solo, Pasoepati mempertanyakan keseriusan manajemen untuk menghadapi kompetisi nanti. Wacana untuk mengumpulkan pemain dan membentuk tim yang didengungkan sejak pertengahan Agustus lalu, hingga kini belum juga terrealisasi. Manajemen justru melakukan penundaan beberapa kali.

Presiden Pasoepati Aulia Haryo Suryo bereaksi keras atas persoalan tersebut. Menurutnya, manajemen harus bisa merealisasikan janji owner baru Persis, Vijaya Fitriyasa yang akan membawa tim ini promosi ke Liga 1. 

“Kami sudah bosan dengan janji-janji manis. Saat ini yang kami butuhkan bukti nyata, bukan janji, kalau memang manajemen serius akan membawa Persis Solo naik ke Liga 1 musim depan,” tegas pria yang akrab disapa Rio tersebut.

Alasan tim menunda latihan karena menunggu surat resmi dari PT LIB, menurut Rio, tidak bisa diterima bergitu saja. Apalagi para kompetitor sudah mulai menjalani latihan, sedangkan Persis masih belum ada kejelasan pembentukan tim.

“Permasalahan ini bukan hanya dialami Persis Solo. Semua peserta Liga 2 juga merasakan dampaknya. Kalau peserta yang lain sudah bisa memulai persiapan tim, kami berharap Persis juga sudah bisa memulai persiapan tim,” papar Rio.

“Selain itu, kami berharap suasana tim bisa kembali harmonis, tanpa ada permasalahan-permasalahan teknis yang lain (rumor tunggakan gaji),” pungkas dia. (nik/ria)

(rs/NIK/per/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia