alexametrics
Kamis, 24 Sep 2020
radarsolo
Home > Solo
icon featured
Solo

Pemkot Solo Lanjutkan Penataan Permukiman Kumuh

12 September 2020, 20: 33: 26 WIB | editor : Perdana

Alat berat dikerahkan untuk memulai penataan kawasan Semanggi RW 01, Kelurahan Mojo, kemarin (11/9).

Alat berat dikerahkan untuk memulai penataan kawasan Semanggi RW 01, Kelurahan Mojo, kemarin (11/9). (DAMIANUS BRAM/RADAR SOLO)

Share this      

SOLO – Pemkot mulai menata permukiman di kawasan Semanggi RW 01 Kelurahan Mojo, Jumat (11/9). Diharapkan, tahun ini, target pengentasan kawasan kumuh dapat terealisasi.

Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan Kota Surakarta Taufan Basuki Supardi menyampaikan, penataan permukiman di kawasan perkotaan saat ini fokus pada percepatan pencapaian standar untuk layanan perkotaan. Yaitu kota hijau, kota yang aman, tangguh, inklusif, dan cerdas.

“Diharapkan Kota Solo bebas kumuh sesuai program nasional 100-0-100. Artinya, 100 persen untuk layanan sanitasi, 0 persen untuk kawasan kumuh, dan 100 persen untuk layanan air bersih," ujarnya.

Penataan permukiman diawali di kawasan Semanggi RW 01 Kelurahan Mojo. Meliputi pengadaan sebanyak 56 unit rumah layak huni. Pemkot bekerja sama dengan sejumlah pihak untuk memberikan corporate social responsibility (CSR) agar penataan segera terwujud.

"Pada kesempatan ini, (CSR) kami dapat dari PT PLN UP3 Surakarta. Mereka menyalurkan CSR-nya untuk perbaikan rumah tidak layak huni bagi warga masyarakat yang membutuhkan sebesar Rp 50 juta," tegas Taufan.

Wali Kota Surakarta F.X. Hadi Rudyatmo berharap, bantuan yang diberikan dapat memicu instansi lainnya ikut membantu perbaikan rumah tidak layak huni, sedangkan masyarakat dapat memanfaatkan dan merawat bantuan dengan sebaik-baiknya.

"Kalau masyarakatnya mau ditata sebenarnya enak. Pemkot nggak mungkin menyengsarakan rakyatnya. Ya mudah-mudahan sama-sama berniat baik dengan cara yang baik dan hasilnya baik," pungkasnya. (irw/wa/ria)

(rs/irw/per/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia