alexametrics
Kamis, 24 Sep 2020
radarsolo
Home > Features
icon featured
Features

Pelihara Ikan Cupang, Mudah Tapi Harus Hati-Hati

13 September 2020, 11: 15: 59 WIB | editor : Perdana

Pelihara Ikan Cupang, Mudah Tapi Harus Hati-Hati

Cupang semakin digemari para pecinta ikan. Di samping mudah perawatannya, harganya mulai melangit. Keindahan warna siripnya juga mengesankan.

IKAN cupang punya beragam jenis. Dari crown tail, plakat, double tail, giant, dan halfmoon. Namun kini dikembangkan melalui persilangan. Muncul cupang avatar, cupang nemo, cupang samurai, cupang koi, dan lainnya.

Agus Warsoep, 33 pehobi cupang mengungkapkan, meski cukup mudah dalam pemeliharaanya, tapi butuh kehati-hatian. Terutama perawatan pertama setelah dibeli. Banyak kasus ikan yang awalnya sehat saat baru saja dibeli, tiba-tiba mati begitu dipindah ke tempat wadah baru.

Ternyata penyebabnya karena kaget dengan wadah dan suhu air baru. Sering kali pehobi pemula langsung menempatkan ke wadah baru. Padahal itu bisa bikin cupang stres hingga mati.

Lantas bagaimana tipsnya? Menurut Agus yang sudah hobi cupang sejak kecil ini, jangan langsung mengganti airnya di wadah baru. Biarkan air bertahan hingga tiga hari. Setelah cupang beradaptasi, baru bisa diganti dengan wadah yang baru.

Ikan cupang sebenarnya ikan hias yang paling kuat dalam berbagai situasi. Cupang sanggup hidup dengan minim air, air tenang, dan minim oksigen.

Ciri cupang yang bagus terdapat dari ekor mekarnya yang berbentuk D busur 180 derajat setengah lingkaran. Warna bintik-bintik sempurna dan kepala yang berbentuk seperti peluru tanpa adanya benjolan atau cacat. Dalam kontes ikan cupang, harus fisik asli dari lahir. Tanpa adanya perubahan atau salon dari ikan cupang.

”Bila ikan cupang hasil salon, maka juri akan mengetahuinya,” jelas Agus.

Perawatan ikan cupang sangatlah mudah. Hanya perlu memberikan daun ketapang supaya terhindar dari jamur serta penyakit kulit. Pergantian air pun lebih baik dilakukan tiga hari sekali. Baiknya lagi menggunakan air mineral atau air isi ulang yang memiliki PH 6,5-7. Serta biasakan sehabis pemberian pakan, bukalah sekatnya biar ikan cupang berolahraga selama 15-20 menit.

Jika ikan cupang mengalami penyakit jamur, cukup diberikan obat tetes biru dan dipanaskan sinar matahari antara pukul 07.00 – 09.00 selama 10-15 menit. Lakukan rutin sampai jamur pada ikan cupang menghilang sepenuhnya.

Ikan ini juga mudah memberi pakannya, cukup dengan pelet. Namun akan lebih baik diberi makanan alami seperti jentik nyamuk, cacing sutra, cacing darah, kutu air, burayak guppy, lalat, dan lainnya. Jangan berikan pakan berlebihan supaya ikan cupang tidak terkena tumor. Cukup dikasih pakan dua kali sehari saja. (mg/adi)

(rs/adi/per/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia