alexametrics
Kamis, 24 Sep 2020
radarsolo
Home > Features
icon featured
Features

Modifikasi Jazz GE8, Nekat Garuk Tanah

13 September 2020, 10: 50: 59 WIB | editor : Perdana

Modifikasi Jazz GE8, Nekat Garuk Tanah

Honda Jazz GE8 garapan SPM Sar Speed satu ini terbilang menarik. Bosan bermain di drag race, tunggangan milik Agus Andi Kusuma itu disulap jadi mobil rally.

JAZZ Beep-Beep. Begitu si empunya menamai Jazz GE8 warna biru tersebut. Awalnya Andi intens adu cepat di ajang drag race. Sempat beberapa kali menang sejumlah event di Kalimantan Timur.

Setelah ada tawaran ikut kejuaraan rally, Andi tak berpikir panjang. Beep-Beep mulai dirombak agar mampu menggaruk lintasan tanah. Mesin bawaan GE8 diganti seri L15Z milik All New Jazz. 

“Sebelumnya 90 WHP sekarang jadi 115 WHP. Rencananya upgrade lagi jadi 125-130 WHP. Ciri mesin lama pakai aluminium intake. Mesin yang baru pakai bahan plastik,” ungkap Anugerah Rio, owner SPM Sar Speed.

Otak mesin Beep-Beep pakai ECU LinkG4. Karena fiturnya lebih canggih dibanding ECU standar. “Lebih programable dan pengapian mudah di-set up,” terangnya.

Kaki-kaki ikut dirombak. Pakai shock besutan ORI Struts di bagian depan dan Profender asal Thailand di sisi belakang. “Suspensinya the one and only di dunia. Tidak pakai per, tapi nitrogen untuk mencegah kebocoran. Suspensi depan dan belakang beda untuk hemat duit,” imbuh Rio.

Melindungi kabin, dijejali roll bar atau roll cage seamless custom. “Bullhead diganti chromoli untuk mematikan chasis. Bodi belakang pakai fiber dan kaca karbonat biar beban mobil enteng,” urainya.

Biar mulus menggaruk tanah, dipilih velg Enkei Hute made in Japan R14. Dibalut ban Pro Rally by Delium. “Setir diganti OMP biar enteng. Jok pakai Sparco bucket seat, safety belt Sparco, hand brake-nya custom. Total habis Rp 350 juta, pengerjaan sekitar empat bulan. Paling lama bikin roll bar,” bebernya.

Pengorbanan Andi dan kerja keras Rio tak sia-sia. Beep-Beep juara (P1) kelas F1 di ajang Jogja Sprint Rally di Stadion Sultan Agung Bantul, 7-8 Maret. Sementara kelas F2 nomor lima (P5). Selanjutnya, finis ketiga kelas F1 dalam latihan bersama (latber) di Meikarta, Bekasi pada 26 Agustus. 

“Alhamdulillah di Malang, kami fastest kelas F1 di salah satu SS (special stage) dari total empat SS. SS terakhir catatan waktu kurang baik karena kendala teknis. Result kami di posisi kedua,” sambung Andi.

Sementara itu, nama pemilihan nama Beep-Beep bukan tanpa alasan. Andi terinspirasi suara tokoh kartun Road Runner yang larinya kencang. “Sebenarnya saya masih ikut drag race dan rally offroad kelas Jeep. Semntara ini vakum dulu buat persiapan kendaraan. Insya Allah dalam waktu dekat ikut Tropical Sprint Rally Open Championship 2020 di Tanjung Lesung (Pandeglang, Banten),” katanya. (ryn/fer)

(rs/fer/per/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia