alexametrics
Kamis, 24 Sep 2020
radarsolo
Home > Wonogiri
icon featured
Wonogiri

PSBB DKI Jakarta Jilid II, Kaum Boro Belum Heboh Pulang Kampung

14 September 2020, 07: 38: 54 WIB | editor : Perdana

Penumpang menunggu bus di terminal Tipe A Giri Adipura Wonogiri, kemarin (13/9). Belum ada kenaikan kedatangan penumpang jelang penerapan PSBB di Jakarta.

Penumpang menunggu bus di terminal Tipe A Giri Adipura Wonogiri, kemarin (13/9). Belum ada kenaikan kedatangan penumpang jelang penerapan PSBB di Jakarta. (IWAN ADI LUHUNG/RADAR SOLO)

Share this      

WONOGIRI – Jelang pembatasan sosial berskala besar (PSBB) secara ketat di Jakarta, tidak ada lonjakan jumlah penumpang kedatangan di Terminal Tipe A Giri Adipura Wonogiri, kemarin (13/9). Penumpang keberangkatan justru meningkat dibandingkan penumpang kedatangan dengan moda transportasi bus antarkota antarprovinsi (AKAP).

Dari data pengelola terminal setempat pada Sabtu (12/9), sebanyak 1.150 penumpang kedatangan turun dari bus yang mayoritas berasal dari Jabodetabek. Sementara itu, sebanyak 1.907 penumpang terdata berangkat menuju Jabodetabek dari terminal induk di Kota Sukses ini.

Hal itu berbanding terbalik dengan masa-masa awal pandemi Covid-19 pada Maret lalu. Saat itu, jumlah penumpang kedatangan jauh lebih banyak dibandingkan keberangkatan.

Koordinator Terminal Tipe A Giri Adipura Wonogiri Agus Hasto Purwanto mengatakan, kondisi terminal saat ini masih normal. ”Pantauan kami, dari kemarin (Sabtu, Red) masih normal. Terus kami pantau perkembangannya, jaga-jaga kalau ada lonjakan jumlah penumpang kedatangan hari ini (kemarin,Red),” jelasnya, kemarin (13/9).

Dia menuturkan, saat pertama kali PSBB diterapkan di Jakarta, jumlah penumpang kedatangan sangat banyak. Meskipun begitu, kali ini ketika rem darurat ditarik oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, jumlah penumpang kedatangan masih normal.

Di sisi lain, Agus mengaku belum mendapatkan surat edaran dari pihak terkait perihal kebijakan-kebijakan moda transportasi darat ketika PSBB kembali diberlakukan di ibu kota. ”Tentu kalau sudah ada suratnya segera ditindaklanjuti,” tegasnya. (al/adi/ria)

(rs/ria/per/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia