alexametrics
Kamis, 24 Sep 2020
radarsolo
Home > Ekonomi & Bisnis
icon featured
Ekonomi & Bisnis

MakanKu Racik Menu Nusantara Jadi Instan

14 September 2020, 14: 45: 53 WIB | editor : Perdana

PRAKTIS: Puspo Wardoyo tunjukkan kreasi kuliner nusantara cepat saji merek MakanKu di gerainya, kemarin (13/9).

PRAKTIS: Puspo Wardoyo tunjukkan kreasi kuliner nusantara cepat saji merek MakanKu di gerainya, kemarin (13/9). (DAMIANUS BRAM/RADAR SOLO)

Share this      

SOLO – Makanan cepat saji yang ada di pasaran biasanya berupa mi instan, sayuran beku, makanan kaleng, bumbu, abon, bubur, dan sereal. Tapi, terbayang tidak menu gudeng Jogja dan tengkleng Solo instan?

Ya semua itu diwujudkan Puspo Wardoyo lewat brand MakanKu. Konsep ini terinspirasi ransum milik anggota TNI. Yakni meal ready to eat (MRE). 

“Ransum harus dimasak pakai parafin. Kalau MakanKu tidak. Kami pakai teknologi zat self heating pad. Air yang dicampu berubah mendidih. Ini yang dipakau untuk menanak nasi sekaligus memanaskan lauk. Cuma butuh waktu sekitar 25 menit,” beber Puspo di gerainya, kemarin (13/9).

Diakui Puspo, ide ini melihat kondisi geografis Indonesia yang rawan bencana alam. “Sehingga saya terpikir, bagaimana nasib para pengungsi. Di tengah keterpurukan, bisa memberi mereka kebahagian lewat makanan nusantara instan,” imbuhnya.

Puspo dan tim dari Wong Solo Group butuh riset selama empat tahun. Dia juga mendapat pesanan melayani katering jamaah haji dari Kementerian Agama (Kemenang). “Tahun ini kami menang tender. Tapi terpaksa ditunda karena pembatalan haji menyusul pandemi Covid-19,” urainya.

Meski cepat saji, Puspo mengklaim MakanKu halal, higienis, dan sehat. Karena menggunakan bahan-bahan organik serta bumbu pilihan. Termasuk proses pengolahan dan pengemasan dijaga higienitasnya.

“Setelah dimasak, nasi, sayur, dan lauk pauknya kami masukkan wadah alminium. Kemudian divakum untuk mengeluarkan udara di dalam wadah. Setelah itu proses sterilisasi pada suhu di atas 100 derajat Celcius untuk menghilangkan bakteri,” urainya.

Penyimpanan MakanKu tidak perlu dibekukan atau masuk kulkas. Cukup di dalam ruangan, diklaim awet hingga 1 tahun. “Pernah kami coba dan bertahan 2 tahun. Tapi anjuran dari BPOM, maksimal 1 tahun,” bebernya. 

MakanKu sudah tersertifikasi halal oleh MUI dan BPOM. Berdasarkan standar internasional (ISO 22000: 2018-Food Safety Management System). Hadir dengan lima varian rasa. Yakni rendang daging, ayam balado, ayam asam manis, gulai ikan, dan gudeg. 

“Konsumen sementara datang ke gerai Wong Solo Group atau pesan lewat marketplace. Kami buka kesempatan siapa pun yang ingin jadi reseller,” tandasnya. (sct/atn/fer)

(rs/atn/per/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia