alexametrics
Kamis, 24 Sep 2020
radarsolo
Home > Jateng
icon featured
Jateng

Gubernur Beri Warning 9 Daerah Zona Merah, Kasus Covid Terus Bertambah

15 September 2020, 08: 56: 54 WIB | editor : Perdana

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo.

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo.

Share this      

BOYOLALI - Tren kenaikan kasus Covid-19 di beberapa daerah di Jawa Tengah menjadi perhatian khusus. Setidaknya, ada sembilan daerah diminta waspada terkait penyebaran virus ini.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengatakan, sembilan daerah yang menjadi perhatian itu di antaranya Kota Semarang, Boyolali, Sragen, Pati, Rembang, Wonosobo, Pemalang, Kudus, dan Kabupaten Tegal.

“Ada beberapa kabupaten kota yang perlu mendapat perhatian, khususnya Kota Semarang. Maka saya minta di daerah-daerah itu dilakukan pengetatan-pengetatan dalam pelaksanaan protokol kesehatan,” kata Ganjar, Senin (14/9).

Satpol PP di sembilan daerah itu, lanjut Ganjar, diminta melakukan patroli rutin. Tempat-tempat yang memungkinkan terjadinya kerumunan, harus selalu didatangi untuk dibubarkan. “Saya minta bupati dan wali kota di sembilan daerah itu bersama-sama melakukan pengetatan saat ini, agar semuanya bisa terkendali,” tegasnya.

Dalam pekan ini, lanjut Ganjar, pengendalian secara masif di sembilan daerah itu harus mulai dilakukan. Semua event yang berpotensi mendatangkan kerumunan massa, harus ditunda.

“Event-event ditunda dulu, semua buat virtual saja. Kalau harus ada event, maka yang hadir harus sedikit dan protokol kesehatannya harus ketat. Kalau ada kesulitan di daerah, saya siap membantu dari provinsi,” ujarnya.

Untuk diketahui, kasus penyebaran wabah Covid-19 di beberapa daerah di Jateng masih cukup tinggi. Dilansir dari corona.jatengprov.go.id, pada Senin (14/9), total ada 18.136 kasus positif di Jawa Tengah. Dari total itu, 2.831 pasien dirawat di rumah sakit, 13.628 pasien sembuh, dan 1.677 orang yang meninggal dunia. (bay/bun/ria)

(rs/bay/per/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia