alexametrics
Kamis, 24 Sep 2020
radarsolo
Home > Karanganyar
icon featured
Karanganyar

Ribuan UMKM di Karanganyar Gagal Terima Bansos Produktif Rp 2,4 Juta

15 September 2020, 10: 07: 25 WIB | editor : Perdana

Kepala Disdagnakerkop UKM Karanganyar Martadi

Kepala Disdagnakerkop UKM Karanganyar Martadi (RUDI HARTONO/RADAR SOLO)

Share this      

KARANGANYAR – Harapan ribuan pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) mendapatkan stimulus dari pemerintah pusat senilai Rp 2,4 juta kandas. Hasil verifikasi, ada ribuan pelaku UMKM gagal terima bantuan sosial (bansos) produktif tersebut karena memiliki nomor induk kependudukan (NIK) ganda.

Kepala Dinas Perdagangan Tenaga Kerja, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disdagnakerkop UKM) Karanganyar Martadi menjelaskan, selain NIK ganda, faktor kegagalan lainnya karena penggunaan satu kartu keluarga (KK) oleh lebih dari satu pelaku UMKM. Ada juga pemohon stimulus yang sudah mendaftar pada tahap pertama, kembali mengajukan bantuan pada tahap kedua. 

“Otomatis terverifikasi oleh pihak kementerian. Kalau ada yang dobel (data) atau bagaimana, itu nanti tersingkirkan dengan sendirinya. Seperti kalau sudah mendapat program keluarga harapan atau jaringan pengaman sosial,” bebernya.

Bukan hanya kementerian, verifikasi juga dilakukan pihak bank yang ditunjuk mendistribusikan stimulus. Di antaranya pengecekan apakah si pemohon memiliki tanggungan pinjaman atau tidak. 

Ditambahkan Martadi, sejumlah pemohon stimulus sudah menerima bantuan. Namun, pihaknya tidak mengetahui secara detail karena langsung ditransfer ke pemohon. 

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Karanganyar Anung Marwoko berharap, dinas benar-benar melakukan pendataan secara tepat terkait UMKM yang gagal terima bansos. “Kami harapkan agar pengelola UMKM yang tidak bisa mendapatkan bantuan bisa dicarikan solusi,” tuturnya. (rud/wa/ria)

(rs/rud/per/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia