alexametrics
Kamis, 01 Oct 2020
radarsolo
Home > Klaten
icon featured
Klaten

Lagi, Klaten Tambah 18 Positif, 60 Sembuh

16 September 2020, 11: 30: 28 WIB | editor : Perdana

Ilustrasi pasien Covid-19 meninggal.

Ilustrasi pasien Covid-19 meninggal. (IRECK OKTAVIANTO/RADAR SOLO)

Share this      

KLATEN – Penyebaran kasus positif Covid-19 di Klaten masih tinggi. Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Klaten mengumumkan penambahan 18 kasus positif baru, per Senin (15/9). Dari jumlah tersebut, dua di antaranya meninggal dunia. Kabar baiknya, 60 kasus positif dinyatakan sembuh.

Tambahan pasien positif baru berasal dari Kecamatan Pedan berinisial IP, 27, dan ETP, 35. Disusul tiga orang dari Kebonarum, yakni WI, 43; S, 38; dan K, 34. Dari Karangnongko inisial UNS, 23. Sedangkan dari Trucuk tiga orang, inisial AB, 38; DTM, 20; dan VMD, 28.

Kecamatan Wedi bertambah dua orang, yakni AMY, 28, dan I, 21. Klaten Tengah dua orang, yakni AAS, 36, dan BR, 26. Jogonalan inisial BN, 42; Tulung inisial G, 37; dan Klaten Selatan inisial MS, 52. 

“Yang 13 orang dari kontak erat pasien positif sebelumnya. Lalu tiga orang kemungkinan terpapar saat beraktivitas sehari-hari di Klaten. Saat ini yang 15 orang menjalani isolasi di rumah sakit. Satu orang lainnya isolasi mandiri di bawah pengawasan tim medis,” terang Juru Bicara Gusgas PP Covid-19 Klaten Cahyono Widodo.

Pria yang juga kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Klaten ini menambahkan, ada dua pasien positif meninggal dunia. Yakni EP, 61, meninggal pada Minggu (13/9). Serta UB, 62, meninggal pada Jumat (11/9). Keduanya berasal dari Kecamatan Klaten Utara. 

“Kemungkinan terpapar pada saat beraktivitas sehari-hari di Klaten. Sebelumnya kedua pasien sudah menjalani perawatan di rumah sakit,” imbuhnya.

Sementara itu, ada kabar baik, di mana 60 pasien positif Covid-19 di Kota Bersinar sembuh. Secara kumulatif, kasus positif mencapai 527. Dari jumlah itu, 126 orang masih dirawat di rumah sakit atau isolasi mandiri, 381 orang sembuh, dan 20 orang meninggal. 

Pasien yang sembuh rinciannya 19 orang dari Kecamatan Wonosari, Ngawen 10 orang, Trucuk sembilan orang, Ceper delapan orang, dan Kalikotes lima orang. Dari Jatinom dan Karanganom juga ada pasien sembuh, masing-masing dua orang. Sementara dari Kecamatan Kebonarum, Klaten Selatan, Delanggu, Karangnongko, dan Gantiwarno masing-masing satu orang. 

“Menurut hasil evaluasi pemeriksaan, 60 pasien tersebut menunjukkan negatif. Maka, pasien dinyatakan sembuh. Meskipun sembuh, pasien harus tetap melakukan isolasi mandiri minimal tujuh hari,” beber Cahyono. (ren/fer/ria)

(rs/ren/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya