alexametrics
Sabtu, 24 Oct 2020
radarsolo
Home > Sukoharjo
icon featured
Sukoharjo

Polisi Selidiki Penyebab Kebakaran Pabrik Busa Sukoharjo

Aktivitas Pekerja Pabrik Tetap Berjalan

18 September 2020, 12: 01: 17 WIB | editor : Perdana

Saksi menunjukkan asal mula api terlihat dalam kebakaran PT Sari Guna Sukoharjo.

Saksi menunjukkan asal mula api terlihat dalam kebakaran PT Sari Guna Sukoharjo. (IWAN KAWUL/RADAR SOLO)

Share this      

SUKOHARJO - Tim Laboratorium Forensik Polda Jateng menyelidiki sebab kebakaran di gudang pabrik busa spon PT Sari Guna di Jalan Ciu Nomor 18 Telukan, Kecamatan Grogol, Sukoharjo, Jumat (18/9). Meski gudang terbakar hampir 80 persen, namun aktivitas pekerja berjalan seperti biasa.

Kapolres Sukoharjo AKBP Bambang Yugo Pamungkas melalui Kasat Reskrim Polres Sukoharjo AKP Muhamad Alfan mengatakan, kejadian kebakaran tersebut diketahui sekitar pukul 17.00. Karena banyaknya bahan material yang mudah terbakar, api cepat membesar dan sulit dipadamkan.

"Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 21.30," katan Alfan, Jumat (18/9).

Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan dari kasus kebakaran ini. Kata dia, Tim Labfor Polda Jateng turun langsung ke lokasi kejadian guna melakukan penyelidikan.

"Kami sudah memeriksa tiga saksi, yang terdiri dari satpam, karyawan, dan warga. Kemungkinan nanti saksi bisa bertambah," beber Alfan.

Untuk sementara, dari keterangan sejumlah saksi, api sempat terlihat dari trafo listrik yang ada di dalam pabrik. Namun untuk penyebab pastinya, menunggu hasil pemeriksaan dari Labfor.

"Kerugian belum, masih dalam penghitungan," ujarnya.

Saksi juga mengungkap, saat kejadian karyawan sudah pulang dan tidak ada aktivitas lagi di dalam pabrik. Sehingga kebakaran tidak mengakibatkan korban jiwa maupun luka-luka.

Berdasarkan pantauan Jawa Pos Radar Solo, Tim Labfor Polda Jateng tampak memasuki reruntuhan bekas kebakaran. Tim juga mengajak saksi mata untuk menunjukkan lokasi awal mula api berasal. Namun, sampai Jumat (18/9) siang, tim belum bisa memberikan klarifikasi.

Meski lokasi gudang yang terbakar dipasangi garis polisi, namun para pekerja tetap beraktivitas. Mobil pickup hilir mudik keluar masuk pabrik membawa muatan busa spon untuk bahan sofa, spring bed, dan sebagainya. (kwl/ria)

(rs/kwl/per/JPR)

 TOP