alexametrics
Sabtu, 24 Oct 2020
radarsolo
Home > Klaten
icon featured
Klaten

Petani Klaten Terima 131 Unit Alsintan, Senilai Rp 8,4 Miliar

23 September 2020, 18: 48: 07 WIB | editor : Perdana

Bantuan peralatan pertanian diberikan kepada petani Klaten

Bantuan peralatan pertanian diberikan kepada petani Klaten (ANGGA PURENDA/RADAR SOLO)

Share this      

KLATEN - Kementerian Pertanian RI menggelontorkan bantuan bagi para petani di Klaten. Bantuan dalam bentuk 131 unit alat mesin pertanian (alsintan) untuk prapanen dan pascapanen. Dukungan yang diberikan itu untuk mengoptimalkan hasil pertanian di Klaten yang dikenal sebagai lumbung pangan nasional.

Bantuan diserahkan secara simbolis oleh Bupati Klaten Sri Mulyani, didampingi anggota DPR RI Sunarna dan Kepala Dinas Pertanian Ketahanan Pangan dan Perikanan (DPKPP) Klaten Widiyanti di Kantor DPKPP Klaten, Selasa (22/9) 

Di hadapan perwakilan kelompok tani, Mulyani meminta para petani di Klaten segera memanfaatkan bantuan alsintan tersebut. Tentunya untuk mengoptimalkan hasil pertanian yang saat ini sedang diolah.

Bupati Klaten Sri Mulyani menyerahkan bantuan ke petani.

Bupati Klaten Sri Mulyani menyerahkan bantuan ke petani. (ANGGA PURENDA/RADAR SOLO)

“Semoga dengan adanya bantuan alsintan ini bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya. Terutama bagi para petani dan kelompok tani baik pada saat prapanen dan pascapanen,” kata Mulyani.

Lebih lanjut, Mulyani menjelaskan secara rinci terkait bantuan alsintan yang diberikan tersebut. Secara total terdapat 131 unit alsintan senilai kurang lebih Rp 8,4 miliar. Yakni alsintan untuk prapanen meliputi traktor roda empat, hand sprayer eletrik, dan hand tractor roda dua.

Di samping itu, ada pula bantuan berupa pompa air, cultivator, dan rice transplanter. Kemudian juga ada bantuan pascapanen meliputi power threser dorong, multi type dorong serta mobile. Lalu, terdapat corn seller, corn seller type mobile, combine harvester dalam ukuran kecil, besar dan sedang. Termasuk combine harvester besar multi komoditas dan unit pengolah pupuk organik.

“Sebenarnya bantuan yang diberikan oleh Kementan tidak hanya dalam bentuk alsintan saja. Tetapi juga berupa pupuk hayati cair senilai Rp 1,9 miliar,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala DPKPP Klaten Widiyanti menjelaskan jika Klaten terkenal akan daerahnya agraris. Bahkan, sekitar 45 persen lebih dari lahan yang ada di Klaten merupakan lahan pertanian.

“Saat ini petani rata-rata berada di atas usia produktif. Maka ketersediaan sarana sangat menunjang. Keberadaan dan ketersediaan sarana dan prasarana pertanian sangat dibutuhkan oleh para petani guna menunjang produktivitas hasil pertanian di Klaten,” pungkasnya. (ren/oh/ria)

(rs/ren/per/JPR)

 TOP