alexametrics
Selasa, 24 Nov 2020
radarsolo
Home > Nasional
icon featured
Nasional

Dalam Memimpin, Kang Emil Terkenang Nasihat Ibu

24 September 2020, 13: 15: 29 WIB | editor : Perdana

Dalam Memimpin, Kang Emil Terkenang Nasihat Ibu

BANDUNG – Dalam mengabdikan diri sebagai pemimpin, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil ternyata sosok istimewa yang selalu menjadi penasihat yang pesan dan wejangannya selalui diingat. Sosok itu tak lain adalah sang ibunda. 

“Kekuasaan ini hanya sementara,” kata Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil atau akrab disapa Kang Emil, dalam obrolan live IG bersama Syekh Ali Jaber, Selasa (22/9). 

Dalam obrolan tersebut, Kang Emil dan Syekh Ali Jaber membahas berbagai hal, terutama soal belajar memaafkan dan kepemimpinan.

Kang Emil bercerita, bagaimana dia menerima dan menjalankan amanah rakyat utuk menjadi pemimpin. Dia mewujudkan amanah itu dalam bentuk dakwah Islam yang menyentuh semua aspek. 

Mulai pemberdayaan ekonomi umat, memfasilitasi dialog ulama Jawa Barat dengan dunia Eropa, hingga cita-cita satu desa punya seorang penghafal Alquran. Kang Emil pun menirukan nasihat sang ibunda.

“Bagaimana nanti saat di hari perhitungan (yaumul hisab). Allah tidak akan bertanya berapa jembatan dan taman yang sudah kamu bangun? Tetapi (yang Allah tanya) apakah masyarakatmu dalam rida Allah atau tidak?” ucap Kang Emil menirukan ucapan sang ibu.

Berangkat dari nasihat ibunda tersebut, kata Kang Emil, dia pun bersungguh-sungguh menggunakan kekuasaan yang diberikan demi kemaslahatan umat. Sehingga lahirlah program-program Pemprov Jabar yang bersifat religius.

Syekh Ali Jaber yang mengikuti perjuangan Ridwan Kamil sejak menjadi wali kota Bandung antusias mendengar ikhtiar Kang Emil. Terutama dalam mewujudkan dakwah Islam yang bermanfaat.

Kepada Syekh Ali Jaber, Kang Emil menyebutkan beberapa program unggulan Pemprov Jabar di bawah kepemimpinannya. Seperti program Sadesa, yakni satu desa satu penghafal Alquran. 

“Di Jabar ada 5.300 desa, Syekh. Cita-cita saya selama lima tahun memimpin Jabar, target tiap desa punya satu penghafal Quran,” kata Kang Emil. 

Pemprov telah memberi beasiswa kepada 1.600 anak desa guna disebar ke pesantren tahfizh agar jadi penghafal Alquran. “Mudah-mudahan mereka pulang bisa memberi manfaat bagi masyarakat. (program) Ini inspirasinya dari Syekh Ali Jaber,” bebernya.

“Semoga di akhir jabatan saya, seluruh wilayah Jabar sudah punya banyak penghafal Alqur’an,” imbuh dia.

Selain Sadesa, ada pula program dakwah digital. Salah satu contohnya seperti acara live IG Ridwan Kamil dan Syekh Ali Jaber, yang bisa diikuti masyarakat luas ini. Kemudian, ada English for Ulama. Lima peserta terbaik dikirim ke Eropa untuk dialog. 

Menurut Kang Emil, kedamaian, pemahaman, dan pengertian bisa didapat jika rajin berkomunikasi. “Kan kalau mau menguasai Alquran dan Hadis, mesti belajar bahasa Arab. Jika ingin menguasai dunia, ya kuasai bahasa pergaulan yaitu bahasa Inggris,” tuturnya.

Ada juga program satu pesantren satu produk. Sebanyak 1.200 pesantren diberi modal oleh Pemprov Jabar. Sekarang ada pesantren punya pabrik roti, pabrik sabun, sehingga bisa menghidupi warga pondok.

Tidak ketinggalan program Magrib mengaji sampai Isya. Bertujuan agar anak-anak tidak main hape terus. Lalu, ada Subuh berjamaah di masjid, yang di masa Covid-19 ini terbatas masjid tertentu. Kemudian bantuan Kredit Mesra (Masyarakat Ekonomi Sejahtera), tanpa bunga dan agunan, sesuai syariat Islam.

“Syaratnya (Kredit Mesra) cuma rajin ke masjid. Kalau minta satu juta, wajib hafal satu juz Alquran. Kalo pinjam Rp 30 juta, harus hafal dulu 30 juz,” ucap gubernur.

Kang Emil menuturkan semua program yang diupayakan merupakan terjemahan terhadap nasihat sang ibu. Bagaimana Jabar dimaksimalkan dakwah Islamnya, melalui kekuasaan yang ada saat ini. 

“Saya menyadari dan mengingatkan, jadi gubernur itu ibadah. Ini kekuasaan yang sementara. Kalau jadi gubernur lagi, saya akan berusaha istikomah. Kalau tidak jadi gubernur lagi, Insya Allah tetap semangat menjadi manusia yang bermanfaat bagi manusia lainnya,” tandas Kang Emil. (yun/ria)

(rs/ria/per/JPR)

 TOP