alexametrics
Jumat, 04 Dec 2020
radarsolo
Home > Nasional
icon featured
Nasional

Abdul Kharis Sosialisasi 4 Pilar Kehidupan Berbangsa dan Bernegara

24 September 2020, 15: 37: 24 WIB | editor : Perdana

NASIONALIS: Wakil Ketua Komisi I DPR RI Abdul Kharis Al Masyhari (tengah) sosialisasikan Empat Pilar Kebangsaan di salah satu hotel di Klaten, Selasa (22/9).

NASIONALIS: Wakil Ketua Komisi I DPR RI Abdul Kharis Al Masyhari (tengah) sosialisasikan Empat Pilar Kebangsaan di salah satu hotel di Klaten, Selasa (22/9).

Share this      

KLATEN – Wakil Ketua Komisi I DPR RI Abdul Kharis Al Masyhari menyosialisasikan Empat Pilar Kebangsaan di salah satu hotel di Klaten, Selasa (22/9). Mengangkat tema Membumikan Empat Pilar Jati Diri Bangsa dan Negara. 

Acara dihadiri 150-an peserta dari berbagai wilayah di Klaten. Dibuka pembacaan ayat suci Alquran, dilanjutkan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan laporan ketua panitia penyelenggara. Tujuan sosialisasi, yakni lebih membumikan empat pilar sebagai jati diri bangsa kepada warga Katen. 

“Sesuai UU No. 17 Tahun 2014, setiap anggota MPR memiliki tugas menyosialisasikan dan memasyarakatkan Empat Pilar MPR RI. Pilar artinya tiang yang menopang sebuah bangunan. Bangsa kita akan utuh dan kuat bila pilarnya kuat. Sebagaimana sebuah bangunan, akan kukuh bila tiangnya kukuh, Demikian juga sebaliknya,” ucap Kharis. 

Empat Pilar Kehidupan Berbangsa dan Bernegara adalah kumpulan nilai-nilai luhur yang harus dipahami seluruh masyarakat. Menjadi panduan dalam kehidupan ketatanegaraan untuk mewujudkan bangsa dan negara yang adil, makmur, sejahtera, serta bermartabat. 

Melalui pengamalan nilai-nilai Empat Pilar, diharapkan dapat mengukuhkan jiwa kebangsaan, nasionalisme, dan patriotisme generasi penerus bangsa. Agar semakin mencintai dan berkehendak untuk membangun negeri. Empat Pilar ini menjadi panduan yang efektif dan nyata. Apabila semua pihak, segenap elemen bangsa, para penyelenggara negara, dan masyarakat konsisten mengamalkannya dalam arti seluas-luasnya.

Pendek kata, Empat Pilar Kebangsaan yang terdiri atas Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhinneka Tunggal Ika adalah jati diri bangsa Indonesia. Oleh karena itu, Empat Pilar Kebangsaan harus terus dibumikan. Khususnya generasi muda yang akan menjadi penerus estafet kepemimpinan di masa depan.

“Bicara jati diri bangsa, bukan hal ringan. Artinya, membangun karakter atau jati diri, tidak cukup membaca buku, ikut seminar, dan pelatihan saja. Namun dibutuhkan mekanisme pembiasaan berulang-ulang secara terarah dan konsisten,” imbuhnya.

Sesuai kenyataan, salah satu karakteristik Indonesia sebagai negara dan bangsa adalah kebesaran, keluasan, serta kemajemukannya. Data Badan Pusat Statistik (BPS) menyebutkan, di Indonesia terdapat 1.128 suku bangsa, bahasa, ragam agama, dan budaya. Serta 16.056 pulau. 

“Perlu konsepsi, kemauan, serta kemampuan kuat dan memadai dalam menopang kebesaran, keluasan, dan kemajemukan tersebut. Jawaban dari itu semua, adalah Empat Pilar Kebangsaan,” tegas Kharis.

Lebih lanjut di hadapan peserta sosialisasi, Kharis memberikan penekanan tentang substansi Empat Pilar Kebangsaan tersebut. Mulai dari Pancasila sebagai ideologi dan dasar negara, Undang-Undang Dasar 1945 yang memuat aturan dasar yang demokratis dan modern sesuai kebutuhan dan tuntutan dinamika bangsa Indonesia, NKRI yang lahir dari pengorbanan jutaan jiwa dan raga para pejuang bangsa, hingga Bhinneka Tunggal Ika yang merekatkan kemajemukan. 

Di akhir acara, Kharis berpesan kepada seluruh peserta sosialisasi agar Empat Pilar Kehidupan Berbangsa dan Bernegara harus selalu dijaga, pahami, hayati, serta dilaksanakan dalam kehidupan sehari-hari. 

“Di mana Pancasila yang menjadi sumber nilai menjadi ideologi, Undang-Undang Dasar 1945 sebagai aturan yang semestinya ditaati, NKRI harga mati, serta Bhinneka Tunggal Ika sebagai perekat rakyat. Maka dalam bingkai empat pilar tersebut, yakinlah tujuan yang dicita-citakan bangsa ini akan terwujud,” pesannya kepada peserta. (*/fer)

(rs/fer/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya