alexametrics
Minggu, 25 Oct 2020
radarsolo
Home > Pendidikan
icon featured
Pendidikan

SMAN 3 & SMK St Mikael Solo Gelar Simulasi Tatap Muka Pekan Depan

03 Oktober 2020, 05: 05: 59 WIB | editor : Perdana

SMAN 3 Surakarta siap menggelar simulasi tatap muka pekan depan.

SMAN 3 Surakarta siap menggelar simulasi tatap muka pekan depan. (RADAR SOLO PHOTO)

Share this      

SOLO – Dua SMA/SMK di Kota Solo siap menggelar simulasi tatap muka. Namun, persetujuan masih menunggu dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disidkbud) Jawa Tengah.

Kepala Cabang Disdikbud Wilayah VII Jateng Suyanta mengatakan, hasil simulasi tatap muka tujuh sekolah di Jateng pada September lalu berjalan baik. Disdikbud kemudian memperluas simulasi tatap muka ke daerah lain. Dari 14 cabang dinas di Jateng, masing-masing mengusulkan satu SMA dan SMK untuk simulasi.

“Ada perintah mengusulkan sekolah yang siap simulasi tatap muka. Dari cabang dinas VII kami mengusulkan SMAN 3 dan SMK St Mikael Surakarta,” ungkapnya.

Suyanta mengatakan, kedua sekolah telah menyiapkan pedoman pembelajaran, video simulasi, melengkapi infrastruktur, dan melaksanakan masukan dari Satgas Covid-19 Kota Solo. Selain itu, sekolah telah berkoordinasi dengan instansi daerah, mulai dari cabang dinas, satgas kecamatan, polsek, koramil, dan lainnya.

“Selain itu, kami menekankan untuk sosialisasi kepada orang tua dan siswa yang ditunjuk mengikuti simulasi. Karena tidak semua siswa ikut,”  terangnya.

Khusus SMAN 3 Surakarta, siswa yang mengikuti simulasi yang masuk program percepatan. Sedangkan untuk SMK St Mikael hanya diperuntukkan bagi kelas XII dengan materi praktikum saja. Bila secara teknis telah siap, pekan depan dua sekolah ini segera diusulkan ke Disdikbud Jateng. Agar segera ditetapkan menjadi penyelenggara simulasi tatap muka.

“Begitu mendapat izin provinsi sekolah bisa langsung simulasi. Dan kami harap sosialisasi bisa dijalankan pekan depan,” terangnya.

Sementara itu, Kepala SMK St Mikael Surakarta Albertus Mufianto mengamini sekolahnya diajukan untuk simulasi tatap muka. Saat ini sekolah masih dalam tahap penyempurnaan sarana dan prasarana serta terus berkoordinasi dengan instansi terkait. Supervisi dari Satgas Covid-19 dan cabang dinas VII sudah dilakukan, Jumat kemarin (1/10). Pihaknya juga masih melengkapi masukan-masukan satgas dan penyempurnaan lainnya.

“Kami tunggu izin gubernur. Uji coba gelombang 1 sudah berjalan dan akan dilakukan uji coba gelombang 2. Setelah dua minggu akan dievaluasi, baru muncul simulasi tatap muka gelombang 3. Dan kami harap SMK St Mikael bisa masuk uji coba gelombang 3 itu,” terangnya.

Albertus menerangkan, pembelajaran tatap muka hanya materi praktikum saja dan diperuntukkan bagi kelas XII. Jika sudah berjalan baik, maka penambahan akan dilakukan bertahap mulai kelas XI dan terakhir kelas X. Selain itu, sosialisasi pembelajaran tatap muka baru akan dilakukan pekan depan setelah izin keluar.

“Sejak awal September kami sudah sounding ke orang tua terkait pembelajaran tatap muka. Ada yang mendukung ada juga yang khawatir. Sehingga kami tidak memaksakan diri. Nomor satu tetap keselamatan siswa,” ungkapnya.

Di bagian lain, Kepala SMAN 3 Surakarta Agung Wijayanto mengatakan, sekolahnya ditunjuk menjadi penyelenggara simulasi pembelajaran tatap muka. Dengan tahapan sosialisasi pada orang tua serta siswa. SMAN 3 Surakarta juga telah diverifikasi kesiapannya oleh Satgas Covid-19 Kota Solo.

“Ada beberapa yang harus kami benahi. Kemungkinan Kamis atau Jumat pekan depan baru kami sosialisasikan. Dan dimulai kepada orang tua,” terangnya. (rgl/bun/ria)

(rs/rgl/per/JPR)

 TOP