alexametrics
Selasa, 20 Oct 2020
radarsolo
Home > Sepak Bola
icon featured
Sepak Bola

Yan Pieter Sempat Ngedrop: tapi Kami Tetap Optimistis

06 Oktober 2020, 16: 09: 17 WIB | editor : Perdana

Yan Pieter Nasadit saat menjalani latihan bersama Persis Solo di Lapangan Dibal, Boyolali, kemarin (5/10).

Yan Pieter Nasadit saat menjalani latihan bersama Persis Solo di Lapangan Dibal, Boyolali, kemarin (5/10). (ARIEF BUDIMAN/RADAR SOLO)

Share this      

BOYOLALI – Setelah ada penundaan, belum ada kepastian 100 persen soal dimulainya kickoff Liga 2 2020. Namun demikian, besar harapan kickoff bisa benar-benar dimulai pada November depan, sesuai rencana baru PSSI dan PT LIB selaku operator kompetisi. Salah satu yang menaruh harapan itu adalah Persis Solo. 

Bintang Laskar Sambernyawa Yan Pieter Nasadit mengakui sempat ngedrop saat mendengar kabar kickoff Liga 2 tak jadi digelar 17 Oktober. Dia bersama Marco Kabiay dan Engelbert Sani datang ke Solo pada 28 September lalu. Naasnya, sehari berselang, PSSI memberi pengumuman Liga 2 harus menjalani revisi jadwal karena tak dapat izin dari Polri. 

"Kecewa pastinya, karena sudah persiapan. Sempat kaget juga dan ngedrop. Mungkin karena kami datang (dari Papua ke Solo) dikabari kalau tanggal 19 (Oktober) Persis main (lawan Kalteng Putra di Stadion Wijayakusuma). Tapi ternyata sampai sini malah liganya ditunda,” ujar Pieter.

Meski demikian, dia tetap optimistis kompetisi ke depan bisa bergulir. Apalagi tim Persis juga sudah berkumpul untuk menjalani latihan bersama lembali. Saat ini, Yan dan tekan-rekan tetap fokus menjalani berbagai materi latihan yang masih digeber tim kepelatihan Persis.

”Tapi tetap tidak memupuskan semangat kami. Kami tetap berlatih sesuai arahan coach Salahudin,” ungkap mantan pemain Persija Jakarta dan Kalteng Putra tersebut.

Head Coach Persis Solo Salahudin mengakui, ada hal positif dari mundurnya jadwal liga. Hal ini lantaran Persis jadi tim terakhir yang membentuk tim. “Justru dengan diundurnya jadwal, ada keuntungan buat kami juga. Kami jadi lebih banyak waktu untuk persiapan,” terangnya.

Saat ini, tim memang tetap menjalani latihan rutin. Tak seperti beberapa klub lain yang memutuskan untuk memulangkan pemain akibat mundurnya jadwal kickoff.

“Latihan tetap, tapi untuk beberapa hari ini kita jalani sekali tiap pagi dulu. Pelan-pelan setelah kondisi pemain membaik baru kami tambah jadi pagi-sore seperti biasa. Minggu ini rencana ada uji coba juga. Tapi tertutup dari suporter. Kami lakukan ini demi menjalani protokol kesehatan, dan juga demi tetap diberi izin untuk menjalani latihan,” ujar Salahudin. (nik/ria)

(rs/NIK/per/JPR)

 TOP