alexametrics
Minggu, 25 Oct 2020
radarsolo
Home > Sukoharjo
icon featured
Sukoharjo

Insentif untuk Nakes Covid di Sukoharjo Segara Cair

10 Oktober 2020, 23: 12: 43 WIB | editor : Perdana

Nakes ber-APD lengkap di Rumah Sehat Covid Sukoharjo, beberapa waktu lalu.

Nakes ber-APD lengkap di Rumah Sehat Covid Sukoharjo, beberapa waktu lalu. (IWAN KAWUL/RADAR SOLO)

Share this      

SUKOHARJO – Insentif bagi tenaga kesehatan (nakes) di fasilitas kesehatan milik pemerintah yang menangani Covid-19 di Kabupaten Sukoharjo tak lama lagi bakal cair. Sementara untuk nakes rumah sakit swasta telah cair.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Sukoharjo Yunia Wahdiyati mengatakan, pencairan insentif langsung dari Kementerian Kesehatan ke rumah sakit masing-masing.

"Kalau yang nonpemerintah sudah diklaim langsung ke Kementerian Kesehatan. Ada juga santunan bagi yang meninggal. Nominalnya kami kurang tahu, karena langsung dari Kemenkes," terangnya.

Saat ini, dinkes tengah memproses pengajuan insentif bagi tenaga kesehatan di fasilitas kesehatan milik pemerintah. Harapannya, insentif dapat cair pertengahan bulan ini.

"Kalau (insentif) yang untuk (tenaga kesehatan fasilitas pemerintah), nanti digelontorkan ke APBD Perubahan. Kami di deadline pertengahan Oktober ini," jelas dia.

Insentif yang diharapkan segera cair itu adalah untuk Maret-Juli 2020. Penerimanya yakni tenaga kesehatan di 12 puskesmas, masing-masing tujuh orang. Kemudian, di rumah sakit sekitar 20 orang dan dinas kesehatan empat orang. “Ini kepala dinas kesehatan tidak dapat lho,” ucapnya.

Ditambahkan Yunia, nominal insentif untuk puskesmas dan dinkes maksimal Rp 5 juta per orang per bulan, dokter spesialis Rp 15 juta, dokter umum Rp 10 juta, dan perawat Rp 7,5 juta.

“Dari pusat masuknya di biaya operasional kesehatan tambahan. Digelontorkan ke APBD Perubahan. Nilainya sekitar Rp 3,9 miliar,” pungkas dia. (kwl/wa/ria) 

(rs/kwl/per/JPR)

 TOP