alexametrics
Jumat, 30 Oct 2020
radarsolo
Home > Features
icon featured
Features

Tips Memelihara Ikan Predator

Hindari Pemakaian Tangan dan Jaring

11 Oktober 2020, 14: 15: 59 WIB | editor : Perdana

Tips Memelihara Ikan Predator

Ikan hias yang digandrungi pehobi tak hanya yang kalem-kalem saja. Ikan predator juga banyak peminatnya. Di Karanganyar, mereka tergabung dalam Komunitas Iwak Galak Karanganyar.

JENIS ikan predator yang mereka pelihara seperti Arwana, Cana, Oskar, Peacock Bass Cichlid, dan Auranti. Berbeda dengan ikan hias lainnya seperti Koky, Louhan, Guppy, atau Cupang, ikan predator ternyata memiliki tingkat kesulitan dalam pemeliharaannya.

”Ikan hias nonpredator itu biasanya sekali dimasukkan ke dalam akuarium bisa langsung beradaptasi. Tapi kalau ikan galak (ikan predator,Red) itu kita harus melakukan proses setel atau mapanke iwak. Agar selain bisa beradaptasi dengan tempatnya, ikan masih tetap agresif,” beber Tri Handoko, Koordinator Komunitas Iwak Galak Karanganyar.

Diungkapkan Tri, butuh waktu untuk tetap menjadikan ikan galak sebagai ikan predator. Belum tentu ikan yang baru saja dipindah ke akuarium baru bisa langsung beradaptasi. Butuh waktu minimal seminggu atau bahkan dua minggu agar ikan predator tersebut kembali agresif.

”Biasanya tidak diberi makan selama seminggu agar ikan menjadi galak. Nanti bisa terlihat galak kalau melihat ada benda masuk ke akuarium atau ada gerakan di luar akuarium diikuti oleh ikan. Seperti tangan kita, kemudian saat didekati langsung direspon dengan cepat, maka ikan tersebut lama kelamaan akan bisa kembali galak,” terangnya.

Untuk memindahkan ikan ke akuarium baru tidak bisa dilakukan sembarangan. Apalagi ikan tersebut sudah memiliki ukuran yang cukup besar dan corak tertentu. Sangat tidak dianjurkan menggunakan tangan ataupun jaring. Melainkan menggunakan plastik ukuran besar. Lalu masukkan ke air akuarium agar ikan tersebut masuk sendiri ke kantong plastik.

”Menggunakan tangan atau jaring sudah kategori penyiksaan. Selain itu bisa bikin ikan stres,” imbuh Ferry.

Untuk bisa menjadi sebuah ikan hias yang indah, butuh waktu sekitar tiga sampai lima bulan. Apalagi jika menginginkan warna yang menarik.

”Yang paling lama menjadikan ukuran ikan lebih besar. Dari 10 centimeter menjadi 45 centimeter saja butuh setahun untuk ngurusnya. Kalau motif atau corak cenderung lebih cepat,” ungkapnya.

Ditanya terkait harga ikan jenis predator, Tri mengaku lebih mahal dibanding ikan hias lainnya. ”Tergantung ukuran, jenis, dan mental ikan sendiri. Karena rata – rata, pecinta ikan predator itu yang dicari adalah keganasan ikan tersebut. Bagaimana galaknya ikan,” tandasnya. (rud/adi)

(rs/rud/per/JPR)

 TOP