alexametrics
Senin, 26 Oct 2020
radarsolo
Home > Sukoharjo
icon featured
Sukoharjo

Kampanye Pilkada Wonogiri: Harjo Pilih Silaturahmi, Josss Masih Anteng

12 Oktober 2020, 11: 54: 18 WIB | editor : Perdana

Komisioner KPU Wonogiri dan LO paslon menunjukkan APK baru yang diserahterimakan di Aula Kantor KPU Wonogiri pada Kamis (8/10) lalu.

Komisioner KPU Wonogiri dan LO paslon menunjukkan APK baru yang diserahterimakan di Aula Kantor KPU Wonogiri pada Kamis (8/10) lalu. (IWAN ADI LUHUNG/RADAR SOLO)

Share this      

WONOGIRI – Dua pasangan calon (paslon) bupati-wakil bupati Wonogiri sama-sama belum melakukan kampanye virtual. Kubu Hartanto-Joko Purnomo (Harjo) lebih mengandalkan silaturahim di masa kampanye. Sedangkan kubu Joko Sutopo-Setyo Sukarno (Josss) belum banyak bergerak.

Calon wakil bupati (cawabup) Joko Purnomo mengatakan, pihaknya sudah melakukan pertemuan tatap muka terbatas. Mayoritas adalah konsolidasi partai pengusung dan pendukung di tingkat daerah. Sementara silaturahmi yang dimaksudnya adalah pertemuan dengan tokoh-tokoh masyarakat.

”Silaturahim ke tokoh-tokoh itu satu dua tetangganya ikut. Yang sering itu. Ada pula beberapa pertemuan tatap muka maksimal 50 orang,” ungkapnya.

Joko Purnomo mengakui tidak melakukan kampanye secara daring. Sebab, kondisi beberapa wilayah di Wonogiri masih sulit mendapatkan sinyal internet. Kampanye daring hanya bisa diikuti warga perkotaan atau yang memiliki sinyal internet kuat.

”Itu yang pertama. Yang kedua, kalau secara daring kan mereka perlu paket (kuota internet,Red). Kami bisa saja kampanye daring kalau seluruh desa atau kecamatan, ada beberapa tokoh yang mengawali di sana itu bisa saja. Tapi saya kira lebih efektif melakukan silaturahim,” urainya.

Sementara itu, Ketua Tim Pemenangan Josss (Joko Sutopo-Setyo Sukarno) Sriyono mengatakan, sampai saat ini pihaknya belum melakukan kampanye secara virtual. Pihaknya juga tidak melakukan kampanye tatap muka.

”Pesan dari Mas Jekek (calon wali kota Joko Sutopo,Red) itu harus menjauhi kerumunan sejauh-jauhnya. (Kampanye,Red) jangan sampai menciptakan kerumunan,” ungkapnya.

Menurut Sriyono, pihaknya jauh lebih menghargai kesehatan masyarakat luas daripada kampanye pilkada di tengah pandemi saat ini. Pihak Josss hingga saat ini masih anteng di masa kampanye. Belum ada pergerakan yang dilakukan.

Meski demikian, tim pemenangan sudah melakukan distribusi alat peraga kampanye (APK) yang didapat dari KPU. Pemasangan dilakukan di tingkat kecamatan dan desa.

”Sampai dengan saat ini kami juga belum menambah APK dari KPU. Biar itu dulu yang dipakai,” tandasnya. (al/adi/ria)

(rs/ria/per/JPR)

 TOP