alexametrics
Sabtu, 24 Oct 2020
radarsolo
Home > Ekonomi & Bisnis
icon featured
Ekonomi & Bisnis

Bocah di Atas 5 Tahun Boleh Masuk Mal, Tenant Hiburan Anak Diperketat

14 Oktober 2020, 22: 09: 15 WIB | editor : Perdana

Manajemen mal memperketat protokol kesehatan di masa pandemi Covid-19.

Manajemen mal memperketat protokol kesehatan di masa pandemi Covid-19. (DAMIANUS BRAM/RADAR SOLO)

Share this      

SOLO - Kebijakan Pemkot Surakarta yang mengizinkan anak di atas usia 5 tahun masuk mal, pusat perbelanjaan, dan tempat hiburan, disambut positif pengelola mal. Mereka berharap dapat mendongkrak tingkat okupansi yang selama ini sempat anjlok. 

"Kami sangat bersyukur. Sebelum ada aturan baru ini, hanya anak-anak di atas 15 tahun yang boleh masuk mal. Itu sangat memengaruhi tingkat kunjungan. Karena mayoritas pengunjung mal adalah keluarga dengan anak-anak," ungkap Public Relations Officer Solo Grand Mall (SGM) Ni Wayan Ratrina. 

Perempuan yang akrab disapa Ina ini menyebut, pihaknya merevisi target okupansi setelah aturan baru tersebut dirilis. Bulan ini, setidaknya manajamen optimistis bisa meraih kenaikan okupansi hingga 100 persen. Ditambah tenant hiburan anak juga sudah mulai buka kembali sejak beberapa waktu lalu.

“Sekarang ini okupansi kami masih di angka 10 ribu. Dengan adanya aturan baru ini, kami berharap bisa mengejar okupansi yang sempat down," sambungnya. 

Untuk tenant hiburan anak, Ina memastikan protokol kesehatan diterapkan dengan ketat. Contohnya, pengunjung anak wajib memakai masker. Jika tidak, pengunjung anak tidak boleh memasuki area tenant. 

"Tenant hiburan anak juga sudah ada treatment terkait protokol kesehatan. Seperti pengecekan suhu dan membersihkan semua mainan setelah digunakan," tegas Ina.

Senada disampaikan Chief Marcomm Solo Paragon Lifestyle Mall Veronica Lahji. Pihaknya berterima kasih kepada pemkot, dalam hal ini wali kota Surakarta yang mengizinkan anak di atas usia 5 tahun masuk mal.

Vero, sapaan akrabnya mengklaim akan meningkatkan protokol kesehatan yang sudah diterapkan di dalam mal. "Karena sekarang anak-anak juga akan masuk mal. Tenant-tenant hiburan anak juga akan kami briefing sebelum buka kembali terkait protokol kesehatan," jelasnya.

Vero memaklumi kekhawatiran wali kota lantaran anak-anak susah diatur untuk penerapan social dan physical distancing. Maka, Vero akan meminta tenant hiburan anak untuk membatasi jumlah kunjungan agar tidak berkerumun.

“Kami optimistis bulan ini akan terjadi peningkatan pengunjung, setidaknya dua kali lipat. Tidak hanya untuk shopping, tapi juga untuk mengisi event kami. Sekarang kami tidak langsung menggeber event. Berproses saja sesuai arahan pemerintah kota," beber dia. 

Saat ini, okupansi Solo Paragon Lifestyle Mall berada di angka 4 ribu kunjungan. Meskipun izin anak di atas 5 tahun masuk mal sudah berlaku sejak kemarin, namun pihaknya tetap melakukan persiapan. (aya/wa/ria) 

(rs/aya/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya