alexametrics
Sabtu, 24 Oct 2020
radarsolo
Home > Karanganyar
icon featured
Karanganyar

Kecelakaan Piknik Keluarga Tawangmangu, Sopir Sempat Teriak Rem Blong

15 Oktober 2020, 23: 35: 58 WIB | editor : Perdana

Warga melihat minibus yang mengalami kecelakaan di jalan alternatif Jatiyoso-Matesih menewaskan dua orang dan 11 orang luka, Rabu (14/10).

Warga melihat minibus yang mengalami kecelakaan di jalan alternatif Jatiyoso-Matesih menewaskan dua orang dan 11 orang luka, Rabu (14/10). (RUDI HARTONO/RADAR SOLO)

Share this      

KARANGANYAR – Penyebab kecelakaan minibus rombongan piknik keluarga ke Tawangmangu yang menyebabkan dua orang tewas dan 10 penumpang lain luka-luka, akhirnya terkuak. Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), diduga kuat sistem pengereman minibus AD 1096 DB ini rusak. 

Kasat Lantas Polres Karanganyar AKP Maulana Ozar mengatakan, satlantas telah menggandeng dinas perhubungan untuk menyelidiki penyebab kejadian itu lebih lanjut. Tujuannya untuk mengetahui kelayakan kendaraan yang dikemudikan korban meninggal Mohammad Solikhin tersebut.

“Sebelumnya pengemudi sempat teriak kalau rem tidak berfungsi. Kemudian pengemudi mencoba melakukan engine break dengan memindahkan persneling dari gigi satu ke gigi tiga, tapi gagal. Hingga terjadi kecelakaan itu,” ujar Maulana.

Terkait kerusakan minibus pada bagian depan, Maulana menjelaskan, kalau dilihat dari fisik, minibus Mitsubishi Fuso dengan berbahan bakar solar dan mesin diesel itu masih layak digunakan.

“Makanya kami menggandeng dishub untuk mengecek, apakah itu layak atau tidak. Dishub sebagai tim ahli akan mengecek semuanya,” ungkapnya.

Maulana mengaku kesulitan dalam proses evakuasi minibus. Sebab, posisi lokasi jalan turunan dan membutuhkan waktu cukup lama. Evakuasi baru selesai pukul 19.00. “Untuk tersangka karena pengemudi meninggal, status tersebut batal demi hukum,” ujarnya.

Sementara itu, untuk korban luka-luka yang sebelumnya sempat dirawat di Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Karanganyar, kemarin tinggal satu orang. Satu korban itu mengalami patah tulang pada salah satu bagian tubuh dan harus menjalani perawatan lebih lanjut. 

Seperti diketahui, kecelakaan maut terjadi di jalan alternatif Karangsari-Wukirsawit, Jatiyoso, Karanganyar. Sebuah minibus membawa 12 penumpang mengalami kecelakaan saat lewat jalanan menurun hingga menabrak gapura desa dan terguling. Sopir dan seorang penumpang meninggal dunia, sementara 10 lainnya mengalami luka-luka. (rud/bun/ria)

(rs/rud/per/JPR)

 TOP