alexametrics
Sabtu, 24 Oct 2020
radarsolo
Home > Pendidikan
icon featured
Pendidikan

Stikes Duta Gama Klaten Gelar Wisuda Daring

16 Oktober 2020, 09: 18: 57 WIB | editor : Perdana

SIAP KERJA: Pelaksanaan wisuda secara daring dan luring Stikes Duta Gama Klaten di aula kampus setempat, kemarin (15/10).

SIAP KERJA: Pelaksanaan wisuda secara daring dan luring Stikes Duta Gama Klaten di aula kampus setempat, kemarin (15/10).

Share this      

KLATEN - Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (Stikes) Duta Gama Klaten menggelar wisuda secara daring dan luring di aula kampus setempat Kamis kemarin (15/10). Sidang senat terbuka ke- XIII mengukuhkan 135 wisudawan. Terdiri dari sarjana keperawatan, ahli madya kebidananan, ahli madya farmasi dan pengambilan sumpah profesi.

Pelaksanaan wisuda dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan yang sangat ketat. Perwakilan wisudawan hingga sivitas akademika dari Stikes Duta Gama menggunakan masker, face shield dan kaos tangan. Sedangkan wisudawan lainnya mengikuti acara tersebut secara virtual.

Dari 135 wisudawan itu rinciannya, 11 wisudawan dari program studi S1 ilmu keperawatan, lima wisudawan dari program diploma tiga kebidanan dan 113 wisudawan dari program diploma tiga farmasi. Sedangkan pada proses pengambilan sumpah profesi ners angkatan VIII terdapat enam peserta.

Dalam kesempatan itu juga disampaikan wisudawan terbaik pada tahun ini. Di antaranya Dian Fajaryati dari program studi profesi ners angkatan VIII dengan IPK 3,86. Kemudian ada Muna Setiawati dari program studi S-1 ilmu keperawatan dengan IPK 3,79. Dan Riska Pratiwi dari program studi D3 kebidanan dengan IPK 3,96 dan Nuri Agustina dari program studi D3 Farmasi dengan IPK 3,75. Sampai tahun ini Stikes Duta Gama Klaten telah meluluskan 1.173 alumni. 

Ketua Stikes Duta Gama Klaten Muhammad Husen Prabowo mengucapkan selamat dan sukses kepada 135 wisudawan. Dia mengingatkan pelaksanaan wisuda itu bukanlah akhir tetapi menjadi awal untuk terjun ke masyarakat.

“Dengan hak dan kewajiban yang telah dimiliki bisa dipergunakan untuk memberi manfaat kepada masyarakat. Termasuk dapat mengembangkan profesinya lebih baik lagi. Bisa menyumbangkan darma bakti kepada nusa dan bangsa,” ucap Husen.

Momen wisuda itu merupakan gerbang bagi wisudawan untuk meniti karir dan jenjang pendidikan yang lebih tinggi lagi. Persaingan di dunia kerja tentu lebih berat dan keras. Dia berpesan kepada wisudawan untuk meningkatkan keimanan dan ketawaan pada Tuhan Yang Maha Esa. Termasuk menjunjung tinggi nama almamater Stikes Duta Gama Klaten sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari perjalanan wisudawan.

“Untuk pengembangan Stikes Duta Gama Klaten tentunya tidak akan berhenti sampai di sini. Cita-cita kita kedepan tentunya bisa berbakti kepada ibu pertiwi dan Bangsa Indonesia,” ucapnya.

Sementara itu, salah satu perwakilan wisudawan terbaik, Muna Setiawati mengucapakan terima kasih kepada  Yayasan Mitra Insani hingga pimpinan Stikes Duta Gama Klaten karena telah memfasilitasi sarana penunjang proses perkulihan selama ini dengan lancar. Terlebih lagi telah mencurahkan segala ilmu yang secara mendasar untuk mengantarkan kejenjang kesuksesan.

“Wisuda selalu menjadi momen yang ditunggu. Menjadi puncak dari berbagai tahapan evaluasi. Hingga akhirnya kami dapat menyelesaikan jenjang pendidikan ini,” ucapnya.

Dia bersama wisudawan lainnya pun berkomitmen untuk mengabdikan diri kepada tanah air Indonesia dengan segala ilmu yang dimilikinya. Termasuk dalam bertindak dan bertutur kata dengan menjaga nama baik almamaternya. (ren/bun)

(rs/ren/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya