alexametrics
Rabu, 28 Oct 2020
radarsolo
Home > Solo
icon featured
Solo

ORI: Awasi Standar Pelayanan Publik di Masa Pandemi

17 Oktober 2020, 11: 04: 29 WIB | editor : Perdana

Ilustrasi pelayanan publik di BPJS Kesehatan di masa pandemi Covid-19.

Ilustrasi pelayanan publik di BPJS Kesehatan di masa pandemi Covid-19. (ARIEF BUDIMAN/RADAR SOLO)

Share this      

SOLO – Ombudsman Republik Indonesia (ORI) Perwakilan Jawa Tengah meminta kepala daerah dan inspektorat melakukan evaluasi atas pemenuhan standar pelayanan publik. Hal itu wajib dilakukan meski di masa pandemi.

Kepala ORI Perwakilan Jawa Tengah Siti Farida mengatakan, berdasarkan hasil penilaian Ombudsman RI Perwakilan Jawa Tengah di 14 kabupaten/kota pada 2019, kepatuhan instansi penyelenggara terhadap pemenuhan standar pelayanan publik masih rendah. Hal itu semakin menurun saat pandemi melanda. 

Berdasarkan data, pada 2015 Provinsi Jawa Tengah memperoleh simbol kuning, kemudian meningkat ke hijau pada penilaian zona kepatuhan 2016. Sementara pada 2017, Kota Surakarta tercatat masih pada posisi kuning dan meningkat menjadi hijau pada 2018. 

“Kepatuhan standar pelayanan publik memiliki dampak yang serius terhadap kualitas pelayanan publik. Karena itu, komitmen kepala daerah menjadi sangat penting untuk senantiasa melakukan evaluasi internal dan memastikan pelayanan publik tersampaikan dengan baik,” jelasnya.

Begitu pula dengan peran inspektorat, sebagai pengawas internal, tentu inspektorat memiliki peran strategis mengawasi kinerja pemerintah daerah.

Farida menambahkan, sebagai bentuk komitmen yang baik, dia melihat bagaimana upaya Pemprov Jawa Tengah dan Pemkot Surakarta dapat memenuhi standar pelayanan publik dan memperoleh zona hijau atau kepatuhan tinggi.

Pada 2021, ORI Perwakilan Jawa Tengah akan melakukan penilaian di 35 kabupaten/kota. Hal itu tentu menjadi perhatian kepala daerah dan inspektorat. 

“Saya sangat berharap sebagai penyelenggara, kita semua memiliki kesadaran menjalankan amanat dengan baik serta terbuka terhadap segala masukan. Apapun persoalannya, kualitas pelayanan publik tetap harus menjadi prioritas sebagai wujud kehadiran negara. Meski pandemi seperti ini,” bebernya.

Wali Kota Surakarta F.X. Hadi Rudyatmo mengatakan, pemkot senantiasa memberikan pelayanan maksimal meski pandemi. Termasuk berusaha memenuhi seluruh kebutuhan masyarakat. (irw/wa/ria)

(rs/irw/per/JPR)

 TOP