alexametrics
Senin, 26 Oct 2020
radarsolo
Home > Features
icon featured
Features

Rumah Penampungan Gangguan Jiwa Tertua

18 Oktober 2020, 08: 30: 59 WIB | editor : Perdana

Rumah Penampungan Gangguan Jiwa Tertua

STATUS bangunan cagar budaya (BCB) disandang kompleks eks Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Mangunjayan sejak 2013, bersamaan dengan pengajuan Ponten Ngebrusan dan Dalem Djojokusuman. Rumah sakit ini mulai dibangun pada 1918 dan diresmikan pada 17 Juli 1919.

Kala itu, pemerintah kolonial Belanda menamai fasilitas kesehatan ini Doorgangshuis te Soerakarta. Disebut rumah penampungan tertua untuk penyandang gangguan mental dibandingkan doorgangshuis-doorgangshuis lain seperti di Jakarta, Semarang, maupun Surabaya.

“Di bangun di lahan milik Keraton Kasunanan Surakarta yang menyatu dengan area Bon Rojo (Sriwedari). Walau tidak dibangun dalam periodesasi yang sama, RSJ Mangunjayan memiliki satu tatanan ruang dan selaras dengan Bon Rojo,” ujar Kepala Bidang Pelestarian Cagar Budaya dan Permuseuman Dinas Kebudayaan Kota Surakarta Sungkono.

Keselarasan itu karena Paku Buwono (PB) X sebagai raja Keraton Kasunanan Surakarta menginginkan pasien dapat mengakses area kebun bunga dan pertamanan di Bon Rojo sebagai salah satu metode untuk penyembuhan pasien.

Fasilitas kesehatan tersebut tidak lagi digunakan saat Pemkot Surakarta memindahkan fungsi RSJ ke ke lahan baru yang terletak di belakang Taman Satwa Taru Jurug (TSTS), Kentingan, Jebres pada 3 Februari 1986. Lokasi baru dengan luasan 10 hektare itu dinilai lebih representatif untuk RSJ.

Selama ini, eks RSJ Mangunjayan sempat dimanfaatkan untuk kantor sementara KONI Surakarta, kantor catatan sipil dan kantor ORARI Solo pada periode 2000 an. Setelah itu kosong dan terbengkalai.

Upaya rehabilitasi eks RSJ Mangunjayan dilakukan setelah ditetapkan sebagai BCB melalui Surat Keterangan Wali Kota Surakarta Nomor 4646.32J/I/2013. Berlanjut pembangunan Museum Keris Nusantara di kawasan tersebut.

“Yang masih bangunan asli yakni yang menghadap ke utara dan digunakan untuk kantor UPT Museum,” pungkasnya. (ves/wa)

(rs/ves/per/JPR)

 TOP