alexametrics
Rabu, 28 Oct 2020
radarsolo
Home > Klaten
icon featured
Klaten

Sulap Sungai Kumuh Jadi Wisata Hit

18 Oktober 2020, 11: 10: 59 WIB | editor : Perdana

VIRAL: Aliran sungai Gejigan di Desa Karanglo, Kecamatan Polanharjo, Klaten dipenuhi ribuan ikan. Wisatawan mulai mengunjungi lokasi ini beberapa waktu terakhir.

VIRAL: Aliran sungai Gejigan di Desa Karanglo, Kecamatan Polanharjo, Klaten dipenuhi ribuan ikan. Wisatawan mulai mengunjungi lokasi ini beberapa waktu terakhir. (ARIEF BUDIMAN/RADAR SOLO)

Share this      

Sungai yang dulunya dipenuhi sampah dan rumput liar ini disulap jadi wisata air yang hit. Kini, mirip seperti sungai-sungai di Jepang yang bersih dan dipenuhi ikan. Lokasinya di Desa Karanglo, Kecamatan Polanharjo, Klaten. 

SUNGAI tersebut adalah Sungai Gejigan. Lagi viral beberapa waktu terakhir. Masyarakat sekitar menyebutnya Water Gong. Aliran sungainya jernih. Ada ribuan ikan di dalamnya. Di bagian pinggir sungai sudah difondasi dengan rapi. Lengkap dengan jembatan warna-warni dan tempat duduk. Selain itu dekat jalan kampung. Akses ke lokasi tentu sangat mudah.

Wisatawan bisa duduk di dekat aliran sungai tersebut. Bisa bermain dengan ikan maupun merasakan kejernihan airnya. Tak ditarik biaya sepersen pun.

Sekitar tiga tahun lalu, sungai ini mulai dibenahi dan ditata. Awalnya pembersihan sungai dilakukan oleh masyarakat sekitar. Kemudian dijadikan tempat berenang. Namun tokoh masyarakat setempat Bagong Margono melihat ada potensi wisata yang bisa dikembangkan di tempat tersebut.

”Sekitar satu setengah tahun yang lalu saya mencoba menaruh 300 kilogram ikan di sungai. Dalam perjalanannya ikan tersebut tumbuh sangat maksimal, akhirnya saya menambah menjadi 1 ton ikan di sungai itu,” beber Bagong Margono.

Akhirnya, Sungai Gejikan menjadi destinasi wisata kuliner yang cukup menarik perhatian masyarakat. Pengelolaan tempat tersebut diserahkan masyarakat sekitar. Mulai dari karang taruna dan masyarakat rumah tangga. Sehingga roda perekonomian masyarakat dapat berputar dan berkembang.

”Ada wisata kulinernya juga. Tapi tak sedikit yang hanya sekadar ingin melihat sungai dengan ikan-ikannya. Lahan parkir yang dikelola pemuda sekitar. Saya senang sekarang tempat ini menjadi sumber perekonomian bagi warga sekitar,” tambahnya. (ren/oh/adi)

(rs/ren/per/JPR)

 TOP