alexametrics
Sabtu, 05 Dec 2020
radarsolo
Home > Olahraga
icon featured
Olahraga

PMS Sukses Dulang 3 Emas, 3 Perunggu

20 Oktober 2020, 15: 38: 51 WIB | editor : Perdana

POTENSIAL: Theodora Rosa Santoso (kanan) bersama sesama atlet sasana Wushu PMS Solo.

POTENSIAL: Theodora Rosa Santoso (kanan) bersama sesama atlet sasana Wushu PMS Solo. (SASANA WUSHU PMS FOR RADAR SOLO)

Share this      

SOLO – Sasana Wushu PMS Solo harus puas mendulang 3 emas dan 3 perunggu di ajang Virtual Wushu Championships 2020 (11-17/10). Theodora Rosa Santoso berhasil menyumbangkan tiga emas di kategori junior A putri. Yang diraih dari kelas nan quan (tangan kosong selatan), nan gun (toya selatan) dan na dao (golok selatan).

Sementara perunggu disumbangkan oleh Naufal Naryama Daniswara (nan quan junior A putra), Fahimah Alfi Nastiti (taiji quan junior A putri), dan Adjie Raditya (taiji jian junior B).

“Kejuaraan ini memang jadi ajang yang bagus untuk melihat perkembangan atlet, yang memang sempat terkendala kesulitan dalam sisi latihan karena efek pandemi,” terang  Ketua Sasana Wushu PMS Solo Hananto kepada Jawa Pos Radar Solo kemarin.

Hasil ini membuat PMS finis di posisi kedelapan. Sementara itu juara umum diraih oleh sasana Wushu Rajawali asal DKI Jakarta dengan raihan 12 emas, 9 perak dan 8 perunggu. Di tempat kedua juga diraih oleh wakil ibu kota lainnya, yakni Sasana Laba Laba Sakti yang meraih 7 emas, 2 perunggu.

“Sebenarnya ada atlet yang kami target meraih emas, tapi ternyata gagal. Hanya Rosa yang bisa meraihnya. Ikut bersyukur juga,” tuturnya.

Catatan ini memang kalah jauh dibandingkan apa yang diraih di ajang sebelumnya, yakni event Online Wushu Competition 2020 (8-12/7). Kala itu PMS sukses finis di posisi keempat, dengan raihan 9 emas, 5 perak, dan 3 perunggu. Sasana itu sasana ini mengirimkan 28 atlet terbaiknya. 

Sembilan emas PMS disumbangkan oleh Jessica Shanon (kelas junior D putri), Zefanya Sacinka (junior C putri), Theodora Rosa (junior B putri), Gregorius Evan (junior B putra), Yulia Widya (A putri), Linggar Kusumo (junior A putra), Ardhya Nugroho (senior putra), Murdiati (veteran putri), dan Marten Pratama di kelas veteran putra.

“Dari sisi persaingan jelas berbeda. Event kali ini lebih semarak, karena hampir seluruh peserta dari berbagai kota hingga provinsi ikut. Jumlah pesertanya juga lebih banyak, dan persaingannya tentu lebih ketat,” terangnya. (nik)

(rs/NIK/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya