alexametrics
Sabtu, 05 Dec 2020
radarsolo
Home > Sukoharjo
icon featured
Sukoharjo

Waspada Luapan Sungai, 25 Desa di Sukoharjo Rawan Banjir

23 Oktober 2020, 06: 00: 59 WIB | editor : Perdana

Banjir melanda kawasan Sukoharjo Kota pada Maret 2020 lalu.

Banjir melanda kawasan Sukoharjo Kota pada Maret 2020 lalu. (IWAN KAWUL/RADAR SOLO)

Share this      

SUKOHARJO – Memasuki musim hujan, warga diimbau ekstrawaspada. Berdasarkan pemetaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sukoharjo, terdapat 25 desa rawan banjir.

Puluhan desa itu tersebar di enam kecamatan, sedangkan daerah rawan longsor terdapat di empat desa. Untuk rawan angin kencang, semua desa berpotensi terdampak.

“Bapak bupati sudah mengimbau melakukan langkah-langkah antisipasi,” ungkap Kepala Pelaksana BPBD Wonogiri Sri Maryanto, Kamis (22/10).

Langkah antisipasi yang dimaksud Maryanto, di antaranya berkoordinasi dengan kepala desa (kades) atau lurah serta instansi terkait. Mengadakan mitigasi struktural serta gerakan bersih-bersih sungai atau saluran irigasi mengurangi potensi banjir. Selanjutnya, melakukan identifikasi tanggul kritis maupun lahan rawan longsor.

“Bupati juga mengimbau masyarakat melakukan kegiatan pengurangan risiko bencana dengan memangkas dahan pohon yang berdekatan dengan rumah atau jalan. Menutup rekahan tanah yang berpotensi longsor, serta melakukan pengecekan rangka rumah, jika ada yang lapuk segera diganti," bebernya.

Belum lama ini, BPBD melakukan pengurangan risiko bencana banjir dengan membersihkan sungai bersama warga Desa Kemasan, Kecamatan Polokarto. BPBD juga memastikan kesiapan personel, peralatan, dan logistik menghadapi bencana. (kwl/bun/ria) 

(rs/kwl/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya