alexametrics
Senin, 30 Nov 2020
radarsolo
Home > Wonogiri
icon featured
Wonogiri

Libur Panjang, Objek Wisata Wonogiri Belum Dibuka: Tahan Berekreasi!

23 Oktober 2020, 08: 05: 59 WIB | editor : Perdana

Objek wisata andalan Wonogiri Waduk Gajah Mungkur belum akan dibuka dalam waktu dekat.

Objek wisata andalan Wonogiri Waduk Gajah Mungkur belum akan dibuka dalam waktu dekat. (IWAN ADI LUHUNG/RADAR SOLO)

Share this      

WONOGIRI - Saat ini, Wonogiri termasuk dalam zona kuning penyebaran Covid-19 alias area dengan risiko penularan rendah. Meski begitu, masyarakat diminta untuk tetap waspada.

Berdasarkan peta risiko persebaran Covid-19 di website www.covid19.go.id, Wonogiri termasuk zona kuning. “Kami bisa menekan laju pertambahan kasus terkonfirmasi positif Covid-19. Selain itu, angka kesembuhan saat ini juga cukup tinggi,” ujar Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Wonogiri Edy Santosa.

Meski dalam dua hari terakhir ini tidak ditemukan kasus baru Covid-19, pihaknya tetap meminta masyarakat menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Berdasarkan peta risiko di www.covid19.go.id per Kamis (22/10) pukul 13.00, ada beberapa daerah yang berbatasan dengan Kota Sukses masih masuk di zona oranye. Di antaranya Gunungkidul, Sukoharjo, dan Karanganyar.

Sementara itu, daerah lain yang berbatasan juga dengan Wonogiri, seperti Pacitan, Magetan, dan Ponorogo termasuk dalam zona kuning. Imbauan-imbauan pemerintah yang selama ini diberikan kepada masyarakat juga telah dilakukan dengan baik.

“Alhamdulillah laju penambahan kasus terkonfirmasi Covid-19 bisa ditekan dengan upaya bersama. Meski begitu, kami minta seluruh lapisan masyarakat tetap menerapkan protokol kesehatan. Upaya pemutusan mata rantai penyebaran Covid-19 ini tidak hanya tugas pemerintah, tapi juga masyarakat,” urainya.

Berdasarkan data www.wonogirikab.go.id hingga Rabu (21/10) pukul 21.00, secara kumulatif ada 309 warga Wonogiri yang terpapar Covid-19. Sebanyak 22 orang di antaranya adalah kasus aktif. Rinciannya, 12 orang dirawat di rumah sakit dan 10 orang menjalani karantina khusus atau isolasi mandiri. Sementara itu, 269 pasien telah sembuh. Sebanyak 18 orang lainnya dinyatakan meninggal dengan status terkonfirmasi positif Covid-19.

Di lain sisi lain, libur panjang sudah menanti di pekan depan. Menurut Edy, libur panjang pada suasana normal digunakan masyarakat untuk berekreasi. “Tapi di tengah pandemi ini, kami sampaikan kepada masyarakat agar menahan diri dulu untuk itu (rekreasi, Red). Sebaiknya jangan dulu karena sangat rawan,” kata dia.

Alasannya, apabila banyak masyarakat berkumpul di satu tempat seperti lokasi rekreasi, dikhawatirkan bisa memunculkan klaster baru. Pemkab hingga saat ini belum membuka objek wisata di Kota Sukses, termasuk wisata andalan pemkab yaitu Waduk Gajah Mungkur.

“Kalau nanti kondisinya sudah memungkinkan, tentu bakal segera dibuka. Ini demi masyarakat juga, kita tidak mau ada klaster-klaster baru,” ujarnya. (al/bun/ria)

(rs/ria/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya