alexametrics
Sabtu, 05 Dec 2020
radarsolo
Home > Pendidikan
icon featured
Pendidikan

Khatmil Alquran Sambut Hari Santri di MAN 2 Surakarta

23 Oktober 2020, 17: 14: 39 WIB | editor : Perdana

Khatmil Alquran Sambut Hari Santri di MAN 2 Surakarta

Momentum Hari Santri yang jatuh pada hari Kamis(22/10), disambut suka cira oleh Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Surakarta. Beragam lomba untuk siswa dan guru digelar. Baik secara daring (dalam jaringan) maupun luring (luar jaringan). Puncaknya, diadakan Khatmil Alquran di masjid MAN 2 Surakarta, Rabu (21/10).

HARI Santri jadi momentum mengasah kreativitas belajar dan mengajar warga madrasah. Puncak perayaan Hari Santri, MAN 2 Surakarta menggelar Khatmil Alquran. Sekaligus menyambut Maulid Nabi Muhammad SAW yang jatuh pada 29 Oktober. 

Kegiatan diawali salat Magrib berjamaah. Sebagai imam Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Surakarta Rosyid Ali Safitri. Dilanjutkan Khatmil Alquran yang disiarkan langsung melalui channel YouTube sekolah. Kegiatan dipungkasi dengan tausiah. 

Waka Humas MAN 2 Surakarta Sugiyono menjelaskan, rangkaian kegiatan yang digelar ini, bertujuan mengasah kreativitas siswa dan guru pada peringatan Hari Santri. Meski dilakukan secara virtual, antusiasme siswa tetap tinggi.

“Dari bidang kesiswaan, kami mengadakan lomba bagi siswa yang dilakukan secara daring. Seperti lomba murotal, poster Islami, pidato Bahasa Arab dan Bahasa Inggris, menulis artikel, serta membuat desain grafis. Pemenang diumumkan secara daring, bsok (hari ini),” katanya, kemarin. 

Lomba khusus guru, salah satunya membuat media pembelajaran berbasis teknologi informasi (IT). Juara pertama diraih Amini Aslamah, guru mata pelajaran (mapel) Bahasa Arab. Juara kedua Ainurrofiq, guru mapel Fiqih. Sedangkan juara tiga Mutiara, guru mapel Sosiologi. 

Mereka mengemas materi pembelajaran menggunakan media berbasis IT. Seperti penggunaan video animasi dan lain sebagainya. Kreativitas ini supaya anak tidak mudah bosan selmaa pembelajaran jarak jauh (PJJ). Selain itu, agar penyerapan materi pembelajaran lebih baik. 

“Karena pandemi, kami tetap mengadakan Khatmil Alquran. Diikuti secara luring oleh 100 guru. Sedangkan 1.125 siswa kelas X-XII menyimak dari rumah. Karena kegiatan ini disiarkan live streaming,” ujarnya. 

Meski siswa menyimak dari rumah, Sugiyono berharap kegiatan ini tetap memotivasi mereka. Agar mereka selalu cinta terhadap Alquran. Sekaligus memberikan manfaat dan semangat bagi semua orang. Terutama dalam memperingati Hari Santri. 

“Semoga Hari Santri ini menjadi momentum mengasah kreativitas siswa dan guru. Menjadi santri yang sehat jasmani dan rohani untuk Indonesia sehat,” bebernya. 

Plt Kepala Kantor Kemenag Kota Surakarta Rosyid Ali Safitri berharap, peringatan Hari Santri ini jadi cambuk bagi santri dan madrasah untuk mengembangkan diri. “Kami harap santri tidak sekadar belajar keagamaan. Namun, juga bidang ilmu yang lebih luas. Serta bermanfaat bagi masyarakat. Santri harus bisa menangkap perkembangan teknologi yang ada,” pesannya. 

Rosyid mengingatkan, kegiatan ini bisa memberikan dorongan positif. Tidak hanya bagi santri, tapi juga lembaga. Sehingga santri dan lembaga bersinergi dalam membangun spiritual maupun keilmuan. “Mudah-mudahan santri tetap eksis dan pesantren tetap berkontribusi bagi rakyat,” ujarnya. (rgl/fer

(rs/rgl/per/JPR)

 TOP